Mantan Pemilik Tim F1, Eddie Jordan, Meninggal di Usia 76 Tahun
📅 Jumat, 21 Mar 2025, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON - Mantan pemilik tim Formula 1, Eddie Jordan, meninggal dunia pada hari Kamis (30/3) di usia 76 tahun setelah berjuang melawan kanker prostat agresif.
Pebisnis asal Irlandia itu mengungkapkan pada bulan Desember lalu bahwa dia menderita kanker kandung kemih dan prostat, yang telah menyebar ke tulang belakang dan panggulnya.
“Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan kepergian Eddie Jordan OBE, mantan pemilik tim Formula 1, komentator televisi, dan pengusaha,” ujar keluarganya dalam sebuah pernyataan.
“Dia meninggal dengan damai dikelilingi keluarga di Cape Town pada dini hari 20 Maret 2025 di usia 76 tahun, setelah berjuang melawan kanker prostat agresif selama 12 bulan terakhir.”
Jordan, yang awalnya seorang pembalap sebelum beralih menjadi pemilik tim, meraih kesuksesan langka sebagai pemilik tim independen di dunia Formula 1 yang sangat kompetitif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Timnya, yang melakukan debut pada tahun 1991, memenangkan empat Grand Prix dalam 15 tahun kiprahnya di olahraga ini, dan dia tetap menjadi sosok terkenal melalui pekerjaannya sebagai komentator televisi.
Federasi pengelola olahraga balap, FIA, menyebut Jordan sebagai "legenda" Formula 1, dengan mengatakan di platform X bahwa ia telah memberikan "kontribusi tak ternilai bagi motorsport global sepanjang hidupnya".
CEO Formula 1, Stefano Domenicali, yang berbicara menjelang Grand Prix China akhir pekan ini, mengatakan bahwa ia merasa "sangat sedih".
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dengan energinya yang tak ada habisnya, dia selalu tahu cara membuat orang tersenyum, tetap otentik dan brilian dalam setiap kesempatan,” ujarnya.
Pembalap Inggris, Damon Hill, mencatatkan hasil terbaik Jordan dengan finis satu-dua di Grand Prix Belgia 1998. Jordan juga meraih kemenangan lebih lanjut bersama Heinz-Harald Frentzen pada tahun 1999, yang sempat bersaingdalam perebutan gelar juara dunia.
Jordan juga menjadi orang yang memberikan kesempatan debut bagi Michael Schumacher di Formula 1 pada Grand Prix Belgia 1991. Schumacher kemudian memenangkan tujuh gelar juara dunia sepanjang kariernya—sebuah pencapaian yang hanya bisa disamai oleh Lewis Hamilton pada tahun 2020.
Jordan menjual tim F1 miliknya pada 2005, dengan Aston Martin menjadi iterasi terbaru dari tim tersebut.
Awal tahun ini, dia memimpin sebuah konsorsium yang membeli klub rugby London Irish, mantan peserta Premiership Inggris, dan baru-baru ini membantu mengamankan kepindahan desainer F1 legendaris, Adrian Newey, dari Red Bull ke Aston Martin.
Aston Martin menyatakan dalam pernyataan resminya: “Kami sangat berduka atas berpulangnya Eddie Jordan. Dampaknya akan terasa di komunitas motorsport selama beberapa generasi ke depan.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!