Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendagri Meminta Kepala Daerah Mengecek Hambatan di Jalur Mudik Lebaran

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 21:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendagri Meminta Kepala Daerah Mengecek Hambatan di Jalur Mudik Lebaran Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, memberikan keterangan kepada wartawan saat kunjungan kerja di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (20/3/2025).

TASIKMALAYA– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, meminta kepala daerah untuk mengecek segala potensi yang menjadi hambatan arus kendaraan di jalur mudik, seperti keberadaan pasar tumpah untuk segera diatasi agar jalan lancar saat musim mudik.

"Kepala daerah minta atensinya cek, muter, cek silakan lihat pasar tumpah di mana, jangan sampai mengganggu jalur mudik nanti," kata Wamendagri Bima Arya saat melakukan kunjungan kerja di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (20/3).

Ia menyampaikan kegiatan kunjungan ke daerah merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengecek langsung kondisi jalur mudik di daerah.

Pemerintah daerah, kata dia, harus aktif mengecek kondisi jalur mudik untuk bisa diketahui titik mana saja kemacetannya dan jalan-jalan mana saja yang diperbaiki untuk kelancaran arus lalu lintas kendaraan.

"Kepala daerah tolong mengidentifikasi titik-titik potensi kemacetan, biasanya karena pasar tumpah, jalan-jalan yang diperbaiki," katanya.

Ia mengatakan sejumlah persoalan telah ditemukan di lapangan, seperti saat perjalanan di jalur mudik wilayah Limbangan-Malangbong, Kabupaten Garut menuju Tasikmalaya-Ciamis, Jawa Barat, terdapat beberapa titik pasar tumpah yang menyebabkan terhambatnya laju kendaraan.

Persoalan pasar tumpah itu, kata dia, harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera diatasi sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan saat musim mudik Lebaran.

Ia mengungkapkan adanya pasar tumpah itu telah memperlambat laju kendaraan di jalur mudik, seperti yang telah dialami di kawasan pasar tumpah bisa menyita waktu sekitar 45 menit.

"Kemarin belum mudik saja, belum padat saja, saya agak lama setengah jam-45 menit di antara pasar tumpah," katanya.

Ia menambahkan persoalan lain yang harus diperhatikan pemerintah daerah yaitu tidak boleh ada perbaikan jalan menjelang waktu mudik agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan saat musim mudik Hari Raya Idul Fitri.

"Jangan sampai ada perbaikan jalan yang dilakukan menjelang waktu mudik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
BPBD: Tangerang Berpotensi ...
Megapolitan
Pemkot Jakut Edukasi Pelaja...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.