Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sering Olahraga? Waspadai Cedera Tendon Achilles Berupa Nyeri di Tumit Belakang

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Sering Olahraga? Waspadai Cedera Tendon Achilles Berupa Nyeri di Tumit Belakang Doc: IST
Ket. Ilustrasi cedera tendon Achilles. Kenali penyebab, gejala, dan penanganan cedera tendon Achilles yang sering dialami atlet dan pelari.

Tendon Achilles merupakan tendon terbesar dan terkuat di tubuh manusia yang menghubungkan otot betis (gastrocnemius dan soleus) dengan tulang tumit (calcaneus). Tendon ini memiliki peran penting dalam berbagai aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berlari, dan melompat.

“Cedera tendon Achilles cukup sering terjadi, terutama pada pelari, pemain basket, futsal, serta olahraga lain yang melibatkan lompatan dan akselerasi mendadak. Tanpa penanganan yang tepat, cedera ini dapat mengganggu mobilitas dan kualitas hidup,” ujar dr. Siti Shalihah Suriadiredja, Sp. KO, Dokter spesialis kedokteran olahraga RS Premier Bintaro.

Penyebab Cedera Tendon Achilles

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera tendon Achilles antara lain: peningkatan intensitas atau frekuensi latihan secara tiba-tiba; penggunaan sepatu olahraga yang tidak sesuai atau sudah usang; otot betis yang tegang dan kurang fleksibel; kelainan struktur kaki, seperti flat foot (kaki datar); dan riwayat cedera sebelumnya atau kondisi medis tertentu, seperti diabetes.

“Cedera pada tendon Achilles dapat berupa peradangan (tendinitis), perubahan degeneratif (tendinosis), hingga robekan parsial maupun total,” ungkap dr. Siti.

Gejala Cedera Tendon Achilles

Gejala yang umum dirasakan meliputi nyeri di bagian belakang tumit, terutama saat bangun tidur; Rasa kaku atau tegang pada tendon saat mulai bergerak; nyeri yang memburuk saat berlari, melompat, atau naik tangga; penebalan atau benjolan kecil di sepanjang tendon; dan pada robekan total, dapat terdengar bunyi “pop” disertai ketidakmampuan berdiri jinjit.

Penanganan Cedera Tendon Achilles

Penanganan awal bertujuan untuk mengurangi nyeri dan mencegah cedera bertambah parah, antara lain: mengistirahatkan kaki dari aktivitas berat; mengompres area yang nyeri dengan es secara berkala; mengonsumsi obat anti-inflamasi sesuai anjuran medis; menggunakan sepatu dengan penyangga tumit atau insole khusus.

“Pada kondisi kronis atau robekan yang berat, tindakan lanjutan hingga pembedahan mungkin diperlukan sesuai evaluasi dokter,” tuturnya.

Tatalaksana Tendon Achilles di RS Premier Bintaro

Orthosports Wellness Center RS Premier Bintaro menyediakan program rehabilitasi dan rekondisi yang terarah dan terintegrasi, meliputi: latihan eksentrik untuk penguatan otot betis; peregangan otot gastrocnemius dan soleus; latihan penguatan fungsional secara bertahap; evaluasi biomekanik kaki dan pola berjalan.

“Seluruh program disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera serta kebutuhan dan tujuan aktivitas pasien, guna mempercepat pemulihan dan mencegah cedera berulang,” ucapnya.

Kapan Harus Berkonsultasi?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.