Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Eksekusi Mati 4 Warga Kanada atas Kasus Kejahatan Narkoba

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 15:03 WIB | Oleh:
Tiongkok Eksekusi Mati 4 Warga Kanada atas Kasus Kejahatan Narkoba Doc: Canadian Press via AP
Ket. Menlu Kanada dalam konferensi pers mengenai tarif di Ottawa pada 12 Maret 2025.

OTTAWA - Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly mengatakan Tiongkok telah mengeksekusi mati empat warga negara Kanada dalam beberapa minggu terakhir, menentang permohonan keringanan dari Ottawa. 

"Kami mengutuk keras eksekusi yang terjadi terhadap warga Kanada di Tiongkok," kata Joly kepada wartawan di Ottawa, Rabu (19/3). 

Dia tidak dapat membahas rincian kasus tersebut karena permintaan privasi dari pihak keluarga. 

Tiongkok membela eksekusi tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke surat kabar Globe and Mail, yang mengindikasikan bahwa warga Kanada itu telah dihukum karena pelanggaran narkoba. 

"Kejahatan terkait narkoba merupakan kejahatan serius yang diakui di seluruh dunia sebagai kejahatan yang sangat merugikan masyarakat," kata pernyataan kedutaan yang dikirimkan kepada Globe.  

"Tiongkok selalu menerapkan hukuman berat terhadap kejahatan terkait narkoba dan mempertahankan sikap 'tanpa toleransi' terhadap masalah narkoba."

Joly mengatakan ia dan mantan Perdana Menteri Justin Trudeau, yang meninggalkan jabatannya minggu lalu, telah meminta keringanan hukuman kepada Tiongkok.

Tiongkok mengklasifikasikan statistik hukuman mati sebagai rahasia negara, meskipun kelompok hak asasi manusia termasuk Amnesty International percaya ribuan orang dieksekusi di negara itu setiap tahun.

Hubungan antara Beijing dan Ottawa telah tegang dalam beberapa tahun terakhir.

Penangkapan seorang eksekutif senior telekomunikasi Tiongkok berdasarkan surat perintah AS di Vancouver pada bulan Desember 2018 dan penahanan balasan Beijing terhadap dua warga negara Kanada atas tuduhan spionase membuat hubungan menjadi sangat dingin.

Hubungan semakin tegang akibat tuduhan campur tangan Tiongkok dalam pemilu Kanada tahun 2019 dan 2021, tuduhan yang dibantah Beijing.

Joly pada 2023 mengusir seorang diplomat Tiongkok yang dituduh menargetkan seorang anggota parlemen oposisi Kanada yang menjadi kritikus vokal Partai Komunis yang berkuasa di Beijing, serta keluarganya.

Ottawa juga mengkritik tindakan keras keamanan di Hong Kong dan perlakuan Tiongkok terhadap minoritas Muslim Uighur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.