Kolaborasi Kemensos-Kementerian UMKM untuk Berdayakan Warga Miskin
📅 Kamis, 20 Mar 2025, 21:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dalam menanggulangi kemiskinan melalui graduasi sosial yang menggabungkan program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Dari kami setelah nanti di Desil 1, 2, 3, 4 mendapatkan perlindungan sosial, lalu nanti didorong untuk graduasi lewat program pemberdayaan, yang dimana pemberdayaan itu salah satunya berada di Kementerian UMKM,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Kamis.
Mensos menjelaskan masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang berada pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasioanal (DTSEN) menerima berbagai program perlindungan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, dan PBI JKN.
Mayoritas penerima bantuan tersebut, lanjutnya, adalah masyarakat usia produktif yang sebagian besar memiliki usaha rintisan dan berkembang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan Kemensos akan memetakan potensi ini agar mereka dapat beralih dari program perlindungan sosial ke program pemberdayaan UMKM.
Pihaknya berharap hal ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka sehingga mampu keluar dari garis kemiskinan.
Pada kesempatan itu Mensos juga menyampaikan telah menugaskan lebih dari 33.000 pendamping PKH untuk masing-masing mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiap tahunnya masing-masing pendamping ditarget mampu mengraduasi 10 KPM agar dapat mandiri.
“Maka tidak kurang dari 300 ribu lebih setiap tahun itu keluarga yang bisa naik kelas. Yang nanti akan berpindah mengikuti program-programnya (kementerian) UMKM,” imbuh Mensos.
Pada kesempatan yang sama Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi langkah Mensos membangun kolaborasi antar-lembaga. Menurutnya, selama ini sinergitas terhambat oleh ego sektoral.
“Namun Alhamdulillah kami apresiasi tinggi-tingginya kepada Mensos karena beliau dengan sukacita membuka akses data orang miskin, miskin ekstrem, sampai nanti ke atas,” katanya.
Melalui sinergitas dua kementerian, masyarakat miskin yang naik kelas nantinya akan mendapatkan pembinaan dan program pemberdayaan kewirausahaan yang menjadi domain Kementerian UMKM.
Mereka akan mendapatkan akses permodalan dari berbagai skema yang sudah berjalan di Kementerian UMKM. “Treatment permodalannya berbeda-beda. Di usaha mikro sendiri, di super mikro kan ada PNM (Permodalan Nasional Madani),” kata Maman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!