Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR sebut anggaran pendidikan madrasah tak terdampak efisiensi

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 03:05 WIB | Oleh:
Anggota DPR sebut anggaran pendidikan madrasah tak terdampak efisiensi Doc: ANTARA/Tri Meilani Ameliya.
Ket. Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Fikri Faqih dalam acara buka bersama dan diskusi media di Jakarta, Rabu (19/3).

Jakarta -- Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahwa anggaran pendidikan di bawah Kementerian Agama (Kemenag), seperti madrasah tidak terdampak efisiensi.

"Janji dari Kementerian Keuangan akan dikembalikan sepenuhnya. Enggak boleh ada efisiensi di bidang pendidikan, baik BOS (Bantuan Operasional Sekolah) maupun BOP (Bantuan Operasional Pendidikan), itu enggak boleh," kata Fikri kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Dengan demikian, kata dia melanjutkan efisiensi anggaran Kementerian Agama sebesar Rp12 triliun, tidak akan berdampak pada anggaran pendidikan.

Sebagaimana dimuat dalam laman resmi Pendidikan Islam Kementerian Agama, diketahui bahwa setelah Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan keprihatinannya terkait anggaran madrasah dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI Rabu (12/3) lalu, Kementerian Agama terus melakukan komunikasi intensif dengan legislatif untuk memperjuangkan kebutuhan madrasah di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno menyampaikan bahwa pascarapat tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan DPR dan pemerintah memperhatikan alokasi anggaran madrasah secara lebih adil.

"Kami terus berkomunikasi dengan DPR dan pihak terkait agar anggaran madrasah tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Sebab, peran madrasah dalam mencerdaskan anak bangsa sudah terbukti dan tak bisa diabaikan," ujar Prof. Amien.

Menurutnya, salah satu isu utama adalah ketimpangan jumlah madrasah negeri dan swasta. Dari data yang ada, mayoritas madrasah di Indonesia masih berstatus swasta dengan fasilitas dan pendanaan yang terbatas.

"Kita melihat sekolah negeri mendapatkan dukungan penuh dari negara, sementara madrasah swasta masih mengandalkan dana swadaya dan hibah yang tidak menentu. Ini yang menjadi perhatian kita bersama," kata dia menambahkan.

Dirjen juga menyoroti peran strategis madrasah dalam sistem pendidikan nasional. Selain menerapkan kurikulum nasional, madrasah juga memberikan pendidikan agama yang lebih mendalam, membentuk karakter siswa, serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.