Serikat Pemain Bentukan Djokovic Gugat Asosiasi Tenis Dunia
📅 Rabu, 19 Mar 2025, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra“Lima tahun setelah didirikan pada 2020, PTPA masih kesulitan menemukan peran yang berarti dalam dunia tenis. Maka, keputusan mereka untuk menempuh jalur hukum saat ini bukanlah hal yang mengejutkan. Kami dengan tegas menolak klaim PTPA, menganggap gugatan ini sama sekali tidak berdasar, dan akan membela posisi kami dengan penuh semangat. ATP tetap berkomitmen untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, stabilitas finansial, serta masa depan terbaik bagi pemain, turnamen, dan penggemar,” tutup pernyataan tersebut.
WTA juga menegaskan komitmen mereka terhadap olahraga ini, dengan menyebut bahwa tindakan hukum yang diambil PTPA “sangat disayangkan dan keliru, dan kami akan mempertahankan posisi kami dengan tegas pada waktunya nanti.”
Sementara itu, ITIA menegaskan bahwa olahraga memerlukan program anti-doping dan anti-korupsi yang kuat serta menyatakan kebanggaan mereka dalam menjaga integritas tenis.
“ITIA berkomitmen menegakkan standar tertinggi dalam pekerjaan kami, mengikuti praktik terbaik serta aturan yang berlaku dalam seluruh proses, mulai dari pengumpulan intelijen hingga investigasi, serta pemberian sanksi jika diperlukan.”
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami terus membuka ruang dialog dengan semua pihak dalam komunitas tenis—termasuk pemain, pelatih, staf pendukung, ofisial, serta media—untuk membangun kepercayaan terhadap program anti-doping dan anti-korupsi di dunia tenis,” tambah mereka.
Selain Djokovic dan Pospisil, dewan eksekutif PTPA yang terdiri dari tujuh anggota juga mencakup Hubert Hurkacz, Ons Jabeur, Bethanie Mattek-Sands, Taylor Townsend, dan Zheng Saisai.
Beberapa pemain lainnya juga bergabung dalam gugatan ini, termasuk Nick Kyrgios (Australia), Varvara Gracheva (Prancis), serta Reilly Opelka (Amerika Serikat) yang mengajukan kasus di AS. Sementara itu, Corentin Moutet (Prancis) dan Taro Daniel (Jepang) mengajukan gugatan di Inggris.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!