Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menbud: Sinema Berperan Sebagai Alat Literasi Sejarah

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menbud: Sinema Berperan Sebagai Alat Literasi Sejarah Doc: ANTARA/Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa sinema berperan sebagai alat literasi sejarah dan pembangkit semangat nasionalisme.

Saat menyaksikan preview film Timur yang diproduksi dan dibintangi Iko Uwais, ia menyebut film ini sebagai contoh nyata bagaimana sinema dapat menjadi media efektif untuk membangkitkan rasa cinta Tanah Air dan nasionalisme.

“Film seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan literasi sejarah kepada generasi muda. Ini adalah cara kreatif untuk mengenalkan nilai-nilai budaya dan perjuangan bangsa,” ujar Fadli Zon dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (18/3).

Dia juga menekankan pentingnya film-film bertema sejarah dan patriotisme dalam membangun karakter bangsa. “Film sejarah dan patriotisme memiliki nilai yang sangat strategis. Mereka tidak hanya mengenalkan perjalanan sejarah Indonesia, tetapi juga memperkuat semangat kebangsaan,” imbuh dia.

Pemerintah terus mendukung pengembangan ekosistem film Indonesia, khususnya film-film yang mengangkat tema sejarah dan patriotisme. Hal ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan semakin banyak karya sinema yang menginspirasi generasi muda untuk mencintai sejarah dan budaya bangsa.

“Kami berkomitmen untuk mendukung film-film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia. Film seperti "Timur’ adalah contoh nyata bagaimana sinema bisa menjadi media pembelajaran yang efektif,” tegas Fadli Zon.

Ia juga berharap ke depan akan semakin banyak film yang mengangkat tema-tema sejarah Indonesia, mengenalkan tokoh-tokoh pahlawan, serta peristiwa bersejarah yang berperan besar dalam perjuangan bangsa.

“Baik dalam bentuk film bioskop, dokumenter, maupun film pendek, semua bisa menjadi media pembelajaran yang efektif bagi masyarakat,” ujar dia.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad mengatakan, film ini adalah bukti bahwa generasi muda memiliki kreativitas dan semangat untuk berkontribusi dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Indonesia. “Saya bangga melihat karya seperti ini. Ini adalah bukti bahwa generasi muda kita punya potensi besar untuk memajukan kebudayaan bangsa,” kata Raffi.

Film Timur tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga cermin dari kekayaan budaya dan sejarah Indonesia. Melalui film ini, penonton diajak untuk merenungkan makna persahabatan, perjuangan, dan pengorbanan, serta pentingnya menjaga semangat kebangsaan di era modern.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan, diharapkan film-film seperti ini akan semakin banyak bermunculan, menjadi media pembelajaran yang efektif, dan memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.