Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi dan LKBN Antara Optimalkan Publikasi Program Pemerintah

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 23:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemkomdigi dan LKBN Antara Optimalkan Publikasi Program Pemerintah Doc: Antara
Ket. Audiensi antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan jajaran direksi LKBN Antara.

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menggelar audiensi dengan jajaran direksi LKBN Antara guna mengoptimalkan sinergi dalam distribusi informasi untuk mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Meutya mendorong koordinasi yang lebih baik dengan pihak Kementerian Komunikasi dan Digital agar arah pemberitaan bisa lebih terstruktur dan komunikasinya berjalan dua arah.

"Dengan begitu, kita bisa menentukan program pemerintah mana yang perlu diprioritaskan dalam komunikasi publik,” ujar Meutya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (198/3).

Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media luar ruang seperti billboard dalam menyampaikan informasi program-program prioritas pemerintah.

“Media luar ruang bisa menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan program-program utama presiden kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Direktur Utama LKBN Antara Akhmad Munir menyampaikan capaian lembaganya dalam menjalankan tugas sebagai penyedia layanan informasi publik melalui skema Public Service Obligation (PSO).

Sejak tahun 2007, LKBN Antara telah mengemban tugas tersebut dan berhasil menyelesaikan target produksi berita pada tahun 2024 dengan pencapaian 100 persen.

"Dari anggaran pagu yang tersedia sebesar Rp176 miliar, telah terserap dengan optimal untuk memproduksi sebanyak 170.985 berita, terdiri atas 143.000 berita teks, 1.700 berita artikel, 18.000 foto hardnews, 55 foto story, 8.000 TV hardnews, 45 TV features, 160 infografis, dan 25 podcast,” ungkap Munir.

Melalui PSO, kata dia, LKBN Antara telah menghasilkan ribuan berita yang menjangkau seluruh pelosok negeri, dari desa terpencil hingga kota besar.

Dengan tambahan anggaran sebesar Rp181 miliar untuk 2025, LKBN Antara berencana meningkatkan cakupan pemberitaan, memperluas jaringan distribusi berita ke media komunitas, serta memperkuat infrastruktur digital guna memastikan akses informasi yang lebih merata.

“Pengajuan 2025 sudah selesai berdasarkan laporan hasil review Irjen. Kami siap untuk terus meningkatkan kualitas dan distribusi berita guna mendukung komunikasi publik yang lebih baik,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Megapolitan
Calon Sekolah Adiwinata Bek...
Olahraga
Persija Jakarta Rekrut Fran...
Luar Negeri
Putin Beri Instruksi Mengej...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.