Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baznas Ajak Masyarakat Salurkan Zakat Melalui Lembaga Resmi

📅 Senin, 17 Mar 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Baznas Ajak Masyarakat Salurkan Zakat Melalui Lembaga Resmi Doc: ANTARA/HO-Baznas RI
Ket. Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan.

Jakarta, 17/3 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak masyarakat menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi, seperti pembayaran langsung melalui Baznas.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan melalui keterangan di Jakarta, Senin, menegaskan pihaknya selaku lembaga yang berwenang dalam pengelolaan zakat nasional, Baznas terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi para muzaki.

"Pembayaran zakat di Baznas kini semakin cepat dengan sistem berbasis digital, lebih mudah karena telah bekerja sama dengan ratusan kanal pembayaran, baik digital maupun non-digital, serta berdampak karena perubahan pada mustahik dapat diukur secara jelas," katanya.

Dengan sistem pembayaran ZIS digital yang cepat dan mudah, Rizaludin memastikan dana ZIS tersalurkan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil, terluar, dan terpinggirkan.

"Cukup kunjungi website resmi baznas.go.id atau gunakan berbagai platform pembayaran online yang bermitra dengan Baznas, masyarakat bisa menunaikan zakat dengan mudah dan cepat," lanjutnya.

Rizaludin juga menyebutkan pihaknya juga menyediakan fitur kalkulator zakat untuk membantu penghitungan zakat secara lebih mudah dan akurat.

Menurutnya, penyaluran zakat melalui lembaga resmi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga selaras dengan ajaran agama yang telah diterapkan sejak zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam (SAW).

"Sejak perintah zakat diturunkan pada tahun kedua hijriah, Rasulullah SAW langsung membentuk lembaga amil zakat untuk mengelola dan menyalurkan zakat dengan baik," paparnya.

Menurutnya, penyaluran zakat secara mandiri memiliki risiko seperti riya (pamer) dan kurang tepat sasaran. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan profesional agar manfaat zakat dapat lebih luas dan berkelanjutan.

Sebab, zakat, infak, dan sedekah dinilai sebagai instrumen pemerataan ekonomi yang membutuhkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Selain memberikan bantuan langsung, lanjut Rizaludin, Baznas juga melakukan pendampingan terhadap para penerima manfaat agar mustahik bisa lebih mandiri secara ekonomi, melalui berbagai program yang dirancang tidak hanya berorientasi pada konsumsi, tetapi juga pada pemberdayaan.

"Kami ingin zakat menjadi instrumen pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Baznas memiliki berbagai program pemberdayaan, seperti beasiswa pendidikan, bantuan biaya kelulusan, Program Rumah Layak Huni, serta distribusi sembako dan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu," tuturnya.

Oleh karena itu, Rizaludin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi demi efektivitas dan kebermanfaatan yang maksimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...
Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.