AI Ancam Pekerjaan Perempuan
📅 Senin, 17 Mar 2025, 10:25 WIB | Oleh: Haryo BronoDi ParagonCorp, melibatkan teknologi AI sudah dimulai sejak 2020. Terkini, seperti yang diungkapkan oleh Tessi Fathia Adam, Group Head Digital Transformation ParagonCorp,. Pihaknya melibatkan technology partner dan skin expert untuk membuat platform yang bisa memberi rekomendasi produk yang cocok sesuai dengan warna dan kondisi kulit konsumen.
"Kami menyadari benar kebutuhan tersebut, sehingga pada akhirnya konsumen bisa membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit sehingga kami mempunya Wardah Color Intelligence," tuturnya.
Tidak berbeda jauh dengan GoTo dan Paragon, Sito Dewi Damayanti VP Head of Industry Solution Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan pihaknya telah melibatkan perempuan dalam pengembangan teknologi AI. Pihaknya memiliki program yang bernama Indosat Digital Camp yang empowering every Indonesian khususnya untuk di bidang AI maupun bidang digital bisnis.
“Ada beberapa jenis pekerjaan yang akan hilang tetapi ada pekerjaan yang membutuhkan kreativitas, analisis mendalam, dan pengelolaan justru akan meningkat di kemudian hari. Kami di Indosat membutuhkan para pekerja yang mampu mengelola AI, memahami dan kemudian dapat meningkatkan layanan berbasis AI sehingga menjadi aset yang berharga,” terangnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!