Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Setuju Gencatan Senjata, Tapi...

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Putin Setuju Gencatan Senjata, Tapi... Doc: ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China
Ket. Presiden Rusia Vladimir Putin.

ISTANBUL - Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (13/3), mengatakan bahwa negaranya setuju dengan usulan Amerika Serikat untuk gencatan senjata di Ukraina tetapi menekankan bahwa gencatan senjata apa pun harus mengatasi akar penyebab konflik.

"Kami setuju dengan usulan untuk menghentikan permusuhan, tetapi kami melihat fakta bahwa gencatan senjata  ini harus dapat mengarah pada perdamaian jangka panjang dan menghilangkan penyebab awal krisis ini," kata Putin dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di Moskow.

Moskow mendukung gagasan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina melalui "cara damai," tambahnya.

Seraya mengucapkan terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump karena "memberikan begitu banyak perhatian" pada masalah menemukan penyelesaian untuk konflik tersebut, Putin mengatakan bahwa Rusia akan menyetujui langkah-langkah selanjutnya dalam mengakhiri perang dan "berdasarkan bagaimana situasi berkembang di lapangan."

Dia juga mengatakan gagasan gencatan senjata di Ukraina "benar" tetapi ada masalah yang harus mereka bahas.

"Dan saya pikir kami perlu berbicara dengan rekan dan mitra Amerika kami. Mungkin dengan menghubungi Presiden Trump," tambahnya.

Dia kemudian memperingatkan bahwa pemantauan gencatan senjata semacam itu akan sangat sulit karena panjangnya garis depan antara Rusia dan Ukraina.

Beralih ke situasi di wilayah perbatasan Rusia di Kursk, tempat Ukraina melancarkan serangan Agustus lalu, Putin mengatakan wilayah itu sekarang berada di bawah kendali militer Rusia, seraya mencatat bahwa pasukan Ukraina yang berada di wilayah itu "benar-benar terisolasi."

Dia berpendapat bahwa Ukraina berkepentingan untuk menerima gencatan senjata selama 30 hari berdasarkan situasi ini.

Ukraina mengatakan akan mendukung gencatan senjata selama 30 hari dengan Rusia menyusul pembicaraan pada Selasa di kota Jeddah, Arab Saudi, antara delegasi Ukraina dan delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan itu tidak menyertakan "jaminan keamanan", yang pada dasarnya merupakan komitmen dari AS untuk turun tangan jika Rusia melanggar gencatan senjata, tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pesan video bahwa hal itu telah dibahas.

Zelenskyy mengatakan AS dan Ukraina akan membahas jaminan keamanan secara lebih rinci jika gencatan senjata dilaksanakan.

Sumber: Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Truk Seruduk Truk di Tol Ja...

Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.