Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penelusuran Tujuh Gua Dalam Perut Bumi di Desa Hariang Lebak Banten

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 02:50 WIB | Oleh:

Sesekali mereka menemukan pengalaman berharga melihat ornamen gua dari stalagtit dan stalagmit serta chamber ruangan besar di dalam gua. Gua yang mereka telusuri bisa dikatakan masih perawan alias belum ditelusuri oleh siapapun.

"Di Gua Picung kami menelusuri dari pukul 14.00 WIB sampai 17.00 WIB, dan dilanjutkan keesokan harinya dari pukul 08.00 WIB sampai jam 13.00 WIB," kata Zahra.

Hari Kedua, giliran Gua Sanghiang harus ditelusuri. Gua ini memiliki tantangan tersendiri dan ada unsur kepercayaan warga lokal yang mau tidak mau harus dipatuhi.

Tepat di mulut Gua Sanghiang, anggota tim harus memberikan sesajen yang di antara isinya adalah rokok dan didoakan oleh kuncen desa setempat. Aroma kemenyan pun menguar di gua berukuran lumayan besar itu.

Satu persatu anggota tim mulai menapaki lorong gua yang tidak terlalu besar itu. Di dalam gua ini, banyak ditemukan stalagtit, stalagmite dan chamber. "Duhai indah sekali, karya Allah SWT," kata Zahra.

Penelusuran Gua Sanghiang membutuhkan waktu sekitar 6 jam, dari pukul 12.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Gua ketiga yang menarik yakni Gua Cikarang. Ini gua persis rumah Batman seperti di film-film Holywood. Yakni, ruangan berukuran besar atau dikenal dengan sebutan Chamber.

"Gua yang kita telusuri semuanya gua horizontal. Tapi tantangan sama dengan menguji adrenalin. Kegelapan dan kesunyian menemani selama petualangan di perut bumi itu," tutur Zahra.

Potensi wisata minat khusus

Salah seorang anggota tim pengembaraan, Zahra menyebutkan tujuh gua yang ditelusuri di Desa Hariang, Lebak, Banten, memiliki potensi wisata minat khusus.

"Kalau dimaksimalkan, bisa menjadi salah objek wisata minat khusus unggulan di daerah itu," katanya.

Apalagi, kata dia, jika akses jalan diperbaiki, karena untuk mencapai lokasi saat ini harus berjalan kaki  dari kantor Desa Hariang selama 1,5 jam dengan menapaki jalan bebatuan.

Secara administratif, titik gua yang dimasuki berada di Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.