Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penelusuran Tujuh Gua Dalam Perut Bumi di Desa Hariang Lebak Banten

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 02:50 WIB | Oleh:

"Batas-batas wilayah yang mengelilingi daerah tempat kami mengeksplor gua lebih tepatnya yaitu, Bagian Utara Desa Pasireurih dan Desa Sobang, Bagian Selatan Desa Sindanglaya, Desa Sukajaya, Desa Sinarjaya, Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar, dan Bagian Timur Desa Sobang, Desa Sukaresmi, Desa Sindanglaya," kata Zahra.

Letak Geografis, Gua Sanghyang yang terletak di koordinat 6°38'06.4" S, 106°16'26.1" E; Gua Gama di koordinat 6°37'59.3" S, 106°16'31.9" E; Gua Patha dan Wresti di koordinat 6°38'02.5" S, 106°16'35.7" E; Gua Cikarang di koordinat 6°38'09.9" S, 106°16'41.0" E; Gua Picung di koordinat 6°38'14.7" S, 106°16'48.6" E; serta Gua lorong di koordinat 6°38'15.4" S, 106°16'51.7" E.

Adapun flora yang paling banyak tumbub di sekitar Desa Hariang adalah pohon aren. Selain pohon aren, juga banyak tumbuhan pohon besar, daun pulus, tumbuhan berduri dan juga beberapa pohon pakis.

Di sekitar gua juga banyak ditemukan tumbuhan bernama Anuma, tumbuhan paku, dan cangkir karet berbulu yang masuk ke dalam spesies jamur.

Beberapa fauna yang ditemukan tim di dalam maupun sekitar gua yakni Kala Cemeti, kelelawar, jangkrik, laba-laba, cacing, dan udang-udang kecil yang ada di dalam gua.

"Tak terasa 7 hari sudah berlalu mengikuti petulangan di perut bumi Lebak, Banten. Di atas kereta yang membawa tim menuju kembali ke kampus Jatinangor, Sumedang terngiang falsafah yang harus dipegang erat para petualang, yakni, Take nothing but Picture, Kill nothing but Time, Leave nothing but Footprint," kata Zahra.

Zahra dan para petualang muda PMPA Palawa Unpad, lewat kegiatan caving di dalam perut bumi Desa Hariang Lebak Banten, kini bisa bersaksi bahwa di balik kegelapan gua, ternyata terdapat banyak keindahan, pengetahuan,  dan keseruan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.