Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Miris, Tiga Anak Korban Pelecehan Mantan Kapolres Ngada Harus Diberikan Pendampingan

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 13:38 WIB | Oleh:
Miris, Tiga Anak Korban Pelecehan Mantan Kapolres Ngada Harus Diberikan Pendampingan Doc: antara foto
Ket. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memastikan para korban kasus pelecehan mantan Kapolres Ngada AKBP AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja (FWLS) telah memperoleh pendampingan.

“Pendampingan psikososial diberikan, tiga anak itu sudah bisa dijangkau, bisa didampingi," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (14/3).

Nahar menjelaskan bahwa KemenPPPA memastikan empat hal dalam penanganan kasus pelecehan anak, salah satunya soal pendampingan korban.

“Pertama, penanganan cepat untuk menghindari hal-hal yang lebih berdampak dan berisiko bagi anak. Kedua, kalau sudah ketahuan anak korbannya tentu pendampingan psikologis bisa diberikan," ujarnya.

Ketiga, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan bagi anak korban.

"Keempat, tentu yang kami harus pastikan bahwa pendampingan dan perlindungan selama proses hukum itu bisa diberikan, jadi dari proses pemeriksaan sampai proses lebih lanjut itu bisa diberikan," kata Nahar.

KemenPPPA mengapresiasi gerak cepat polisi yang langsung melindungi korban serta memberikan pendampingan.

Pihaknya juga terjun langsung mendampingi tiga korban yang masih di bawah umur itu.

"Terkait penanganan cepat, kami mengapresiasi semua pihak yang sudah terlibat. Tanggal 24 Februari setelah ada upaya memindahkan dari NTT, tentu kami mencoba memastikan anak-anak yang menjadi korban. Kami lacak dan kami dapatkan beberapa bukti bahwa sesungguhnya Polda NTT sudah bergerak cepat dan dalam waktu singkat satu anak ditemukan di Atambua, lalu dievakuasi dibawa ke Kupang, dan didampingi oleh tim di Kupang bekerja sama PPA Polda dan UPTD PPA," imbuhnya.

Eks Kapolres Ngada AKBP FWLS ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba dan asusila. Ia saat ini ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Hindari Konflik Sosial Malaku Terus Memperkuat Toleransi

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hindari Konflik Sosial Mala...

Uji Coba, Irak Sukses Meredam Timnas Spanyol 1-1

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Irak Sukses Mered...

Uji Coba, Yunani Mampu Tahan Imbang 2-2 Swedia

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Yunani Mampu Taha...

Uji Coba, Oman Pernah Dua Kali Dikalahkan Timnas Indonesia

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Oman Pernah Dua K...

Andoni Iraola Kini Menangani Liverpool

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Andoni Iraola Kini Menangan...
Olahraga
Pengalaman Zverev Diuji Keb...
Megapolitan
Hindari Kawasan GBK, Ada Ko...
Olahraga
Waduh, Ayam Jantan Malu Ber...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.