Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratas di Istana, Menteri Dody: Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Kunci Pengelolaan Sampah

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 15:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ratas di Istana, Menteri Dody: Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Kunci Pengelolaan Sampah Doc: Kementerian PU
Ket. Menteri PU Dody Hanggodo (kiri) menekankan penyelesaian masalah persampahan nasional membutuhkan inovasi teknologi dan infrastruktur yang terintegrasi

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen menangani permasalahan sampah nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa penyelesaian masalah persampahan nasional membutuhkan inovasi teknologi dan infrastruktur yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Kementerian PU hingga 2024 telah membangun 145 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan metode sanitary landfill serta fasilitas pengolahan sampah seperti TPS3R dan TPST berbasis teknologi biokonversi, seperti Black Soldier Fly dan _refused derived fuel_ (RDF), guna mengurangi volume sampah secara maksimal,” ujar Menteri Dody dalam rapat terbatas di Istana Negara, Rabu (12/3).

Upaya ini sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yakni pengolahan 38% dari total sampah untuk mencegah over capacity TPA. Pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSA) dan fasilitas RDF melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Selain penguatan infrastruktur, Menteri Dody menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. “Komitmen pemda serta partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga adalah kunci utama,” tegasnya.

Menteri Dody juga menyoroti Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Banyumas, Jawa Tengah sebagai model percontohan bagi seluruh kabupaten/kota lainnya untuk praktik pengelolaan sampah menuju zero waste to landfill yang berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa Presiden telah membentuk satuan tugas percepatan pengelolaan sampah nasional yang berfokus pada infrastruktur dan kebijakan berbasis teknologi.

Sebagai bagian dari strategi nasional, pemerintah juga akan meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia Bersih dari Sampah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan. “Sekali lagi bukan hanya infrastrukturnya, bukan hanya teknologinya, tetapi bagaimana kesadaran masyarakat ini bisa terus kita bangun bersama-sama,” pungkas Menko AHY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.