Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fenomena Blood Moon Bisa Dilihat di Indonesia Besok, Jangan Ketinggalan!

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 10:39 WIB | Oleh:
Fenomena Blood Moon Bisa Dilihat di Indonesia Besok, Jangan Ketinggalan!  Doc: Culture Collective
Ket. Ilustrasi - Gerhana bulan darah (blood moon).

NEW YORK – Gerhana bulan total atau blood moon akan membuat bulan tampak merah pada hari Kamis (13/3)hingga Jumat (14/3) di Amerika, Afrika bagian barat, Eropa, Asia bagian timur, dan Australia bagian timur.

Pemandangan terbaik akan terlihat dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. Sebagian Afrika dan Eropa mungkin dapat melihatnya.

Di Indonesia, fenomena gerhana bulan total bisa diamati pada hari Jumat (14/3) dalam fase gerhana penumbra pertama yang dimulai pukul 10.57 WIB.

"Gerhana tersebut bisa dilihat dari wilayah Indonesia bagian timur, untuk fase gerhana total berakhir dan fase gerhana berakhir,” kata Ketua Tim Bidang Geofisika Potensial Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Syrojudin di Jakarta, Rabu (12/3).

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, fase puncak terjadinya gerhana bulan total ini berlangsung pada pukul 13.54 WIB atau dua jam lebih cepat untuk Indonesia timur (15.52 WIT).

Fase puncak gerhana tersebut hanya dapat dilihat dari wilayah di Amerika, Afrika bagian barat, Eropa, Asia bagian timur, dan Australia bagian timur.

Sementara, fase yang bisa diamati di Indonesia bagian timur, yakni gerhana total berakhir pada pukul 14.31 WIB (16.31 WIT), dan 17.00 WIB (19.00 WIT) untuk gerhana penumbra berakhir.

Menurut Syrojudin, karena tidak melewati fase puncak gerhana tersebut, dampak yang ditimbulkan seperti meningkatnya ketinggian laut hingga memicu banjir pesisir (rob), namun masih tergolong terkendali di wilayah Indonesia.

“Tetap ada dampak yang menyertainya, tetapi tidak mencapai ketinggian maksimal,” ujarnya.

Gerhana bulan terjadi saat Bulan, Bumi, dan Matahari sejajar. Bumi menghasilkan bayangan yang dapat menutupi Bulan sebagian atau seluruhnya.

Dalam peristiwa gerhana bulan parsial, bayangan Bumi tampak menutupi Bulan. Sedangkan gerhana bulan total, ulan tertutup penuh dan berwarna merah tembaga karena sinar Matahari yang tersaring melalui atmosfer Bumi.

Menurut NASA, gerhana bulan dan matahari terjadi empat hingga tujuh kali dalam setahun. Gerhana Bulan parsial terjadi di langit Amerika, Afrika, dan Eropa September lalu dan gerhana Bulan total terakhir terjadi pada tahun 2022.

Cara Melihat Gerhana Bulan

Yang disebut bulan darah atau blood moon akan terlihat selama sekitar satu jam mulai pukul 02.26 dini hari Waktu Bagian Timur (EST) pada Jumat pagi di wilayah Amerika Serikat. Puncak penampakan akan terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari EST.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

18 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.