Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NASA Meluncurkan SPHEREx, Siap Ungkap Jejak Kehidupan Alien?

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 10:35 WIB | Oleh:
NASA Meluncurkan SPHEREx, Siap Ungkap Jejak Kehidupan Alien? Doc: jpl.nasa.gov

JAKARTA -SPHEREx, singkatan dari Spectro-Photometer for the History of the Universe, Epoch of Reionization, and Ices Explorer, adalah teleskop luar angkasa inframerah terbaru NASA yang berhasil diluncurkan pada 12 Maret 2025. Misi senilai $488 juta ini bertujuan untuk memetakan seluruh langit dan menganalisis cahaya kosmik gabungan dari ratusan juta galaksi sejak awal waktu dilansir dari apnews.com.

Selama misi dua tahunnya, SPHEREx akan mengumpulkan data pada lebih dari 450 juta galaksi dan lebih dari 100 juta bintang, menciptakan peta 3D alam semesta dalam 102 panjang gelombang cahaya. Seperti dilansir dari reuters.com teleskop ini akan mengorbit Bumi pada ketinggian 400 mil (sekitar 650 kilometer) dan menggunakan detektor inframerahnya untuk melakukan survei langit penuh setiap enam bulan. 

Berbeda dengan teleskop pendahulunya seperti Hubble dan Webb yang memberikan pandangan detail, SPHEREx akan menangkap cahaya total yang dihasilkan oleh semua galaksi, memberikan perspektif baru tentang sejarah alam semesta. Dengan desain unik yang menjaga sensor tetap sangat dingin, teleskop ini akan mengamati cahaya inframerah yang tidak terlihat oleh mata manusia, memungkinkan peneliti untuk mempelajari fenomena kosmik yang sebelumnya tidak terdeteksi. 

Selain itu, SPHEREx akan mencari air dan bahan pembentuk kehidupan lainnya dalam awan es di antara bintang-bintang di galaksi Bima Sakti kita. Penemuan ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana sistem tata surya baru terbentuk dan potensi keberadaan kehidupan di planet lain. 

Dengan menggabungkan data dari misi ini, para ilmuwan berharap dapat menjawab pertanyaan fundamental tentang pembentukan galaksi, ekspansi kosmik, dan distribusi air di alam semesta, sehingga memperdalam pemahaman kita tentang asal-usul dan evolusi kosmos.

Teleskop ini akan mengamati cahaya inframerah yang tidak terlihat oleh mata manusia, memungkinkan peneliti untuk mempelajari fenomena kosmik yang sebelumnya tidak terdeteksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.