Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Liverpool Wajib Waspada Pembalasan PSG

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 06:58 WIB | Oleh:
Liverpool Wajib Waspada Pembalasan PSG Doc: Anne-Christine POUJOULAT / AFP
Ket. Bek Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi (kiri) berebut bola dengan gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister pada pertandingan Liga Champions UEFA antara PSG versus Liverpool di Stadion Parc des Princes di Paris, pekan kemarin.

LIVERPOOL - Liverpool menjamu juara Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG), dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu (12/3) dini hari WIB. The Reds membawa keunggulan 1-0 dari leg pertama di Parc des Princes, hasil yang cukup mengejutkan mengingat dominasi PSG dalam menciptakan peluang.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa kemenangan tersebut tidak mudah didapat. “Kami bertahan dengan sangat baik, Alisson tampil luar biasa. Kami memanfaatkan satu momen krusial. Namun, kami paham PSG akan datang ke Anfield dengan semangat untuk membalikkan keadaan,” ujar Slot.

Sebanyak apa pun usaha yang dilakukan sepanjang 90 menit di leg pertama, PSG frustrasi gagal menembus gawang Alisson Becker, kecuali satu gol Khvicha Kvaratskhelia yang dianulir karena offside. Kiper utama Liverpool itu tampil luar biasa dengan sembilan penyelamatan gemilang, memastikan kemenangan timnya di Parc des Princes.

Tim asuhan Luis Enrique mencatatkan 27 tembakan, namun tanpa satu pun gol masuk. Sementara itu, Liverpool hanya butuh dua tembakan untuk meraih kemenangan. Harvey Elliott, yang masuk sebagai pemain pengganti, menghukum kegagalan PSG dengan gol dramatis di menit ke-87.

Dalam sejarah Liga Champions, hanya ada satu tim yang pernah menang di fase gugur meski mengalami selisih tembakan 25 atau lebih. Statistik berpihak kepada Liverpool, karena selalu lolos dalam 14 laga Liga Champions terakhir setelah menang di leg pertama.

Terakhir kali The Reds tersingkir setelah unggul di leg pertama terjadi musim 2001-2002, saat dikalahkan oleh Bayer Leverkusen. Namun, jika PSG gagal menembus pertahanan Liverpool pekan lalu, Southampton justru berhasil melakukannya dalam laga Liga Inggris, Sabtu lalu. Will Smallbone memanfaatkan kesalahan lini belakang Liverpool untuk membawa tim juru kunci Liga Inggris unggul lebih dulu.

Namun, Liverpool tampil sebagai tim yang berbeda di babak kedua. Darwin Nunez menyamakan kedudukan sebelum Mohamed Salah mencetak dua gol penalty. Ini sekaligus menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub serta menyamai rekor kontribusi gol terbanyak dalam satu musim Liga Inggris (38 pertandingan).

Kemenangan 3-1 atas Southampton menambah catatan positif empat kemenangan beruntun bagi Liverpool di semua kompetisi. Namun, seperti yang terjadi di Parc des Princes, masih ada celah dalam performa mereka, terutama di babak pertama yang bisa dieksploitasi oleh PSG di Anfield.

Kekalahan PSG di leg pertama mungkin mengejutkan mengingat banyaknya peluang yang mereka ciptakan. Namun, ini hanyalah kisah lama yang terus terulang bagi Les Parisiens di Liga Champions. Trofi selalu lepas dari genggaman mereka meski terus belanja besar-besaran setiap musim.

Namun, juara bertahan Ligue 1 bisa mengambil inspirasi dari musim lalu. Saat itu PSG berhasil membalikkan keadaan setelah kalah 3-2 dari Barcelona di kandang sendiri di perempat final 2023-2024, lalu menang 4-1 di leg kedua di Camp Nou untuk lolos ke semifinal.

PSG meraih kemenangan dengan skor yang sama (4-1) atas Rennes Sabtu lalu. Ini menunjukkan bahwa mereka telah belajar dari kesalahan di leg pertama. Bradley Barcola dan Goncalo Ramos membuka keunggulan sebelum Ousmane Dembélé menutup laga dengan gol ke-19 dan ke-20 di Ligue 1 musim ini pada masa injury time.

Dengan kemenangan tersebut, PSG kini mencatatkan 13 kemenangan tandang beruntun di semua kompetisi. Ini termasuk tiga kemenangan tandang terakhir mereka di Liga Champions melawan Brest, Stuttgart, dan Red Bull Salzburg.

Namun, sejarah tidak berpihak kepada tim asal Prancis ketika bertandang ke Inggris di kompetisi Eropa. Tak satu pun dari 15 tim Prancis terakhir yang bermain di Inggris berhasil menang. Meski demikian, PSG punya alasan untuk tetap optimistis. Sebab mereka adalah tim Prancis terakhir yang mampu melakukannya, dengan kemenangan atas Manchester United di Old Trafford pada bulan Desember 2020.

Kondisi Tim

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.