Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP Taskin: Isu Perubahan Iklim Harus Jadi Perhatian Dukung Pertumbuhan Ekonomi

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP Taskin: Isu Perubahan Iklim Harus Jadi Perhatian Dukung Pertumbuhan Ekonomi Doc: BP Taskin
Ket. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.

JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menekankan pentingnya perhatian terhadap isu perubahan iklim dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di masa depan.

"Ada sembilan hak masyarakat yang hadir ketika sebuah negara mempertimbangkan perubahan iklim sebagai dasar pembentukan ekonominya. Perubahan iklim itu bergulat dengan hak masyarakat, dengan kondisi alam, dan ketahanan hidup manusia," kata Budiman Sudjatmiko saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikannya saat acara Global Network Week bertajuk "Peran bisnis dalam membantu memecahkan krisis iklim global".

Menurut dia, ada tiga isu yang sering muncul dalam perubahan iklim adalah dekarbonisasi, reforestasi, dan ketahanan konsumsi.

Dekarbonisasi itu terkait dengan bagaimana sebuah industri harus ramah lingkungan.

Reforestasi mengenai membangun ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Sementara ketahanan konsumsi terkait kemampuan memiliki ketahanan pangan dan sandang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Menurut dia, dengan terbentuknya masyarakat yang sadar ekologi, maka industri-industri yang dibangun diharapkan ramah lingkungan.

"Sehingga kita bisa membuat narasi untuk Indonesia secara keberagaman. Kalau kita sadar, Indonesia menjadi negara yang kekayaan hayatinya nomor satu di dunia bila dihitung dari air dan daratannya. Dengan adanya narasi besar tentang Indonesia, semoga industri kita tidak lagi destruktif. Masih banyak yang bisa kita kembangkan," kata Budiman Sudjatmiko.

Untuk menjawab segala tantangan dalam pemanasan global, maka kita membutuhkan teknologi yang membuat manusia mampu bertahan hidup.

"Agar teknologi itu berkembang, maka Indonesia butuh membangun ekosistem," katanya.

Dia mengatakan dengan terjawabnya tantangan pada pemanasan global, maka hak masyarakat akan terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.