Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Normalisasi Sungai dan Drainase guna Mencegah Banjir

📅 Senin, 10 Mar 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Normalisasi Sungai dan Drainase guna Mencegah Banjir Doc: ANTARA
Ket. Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil meninjau saluran air yang tersumbat sampah dan sedimen di Kompleks Pasar Induk Meulaboh, kabupaten setempat, Minggu (9/3/2025).

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat segera melakukan normalisasi aliran Sungai Lueng Aneuk Ayee Meulaboh dan sejumlah saluran air (drainase) di Kompleks Pasar Bina Usaha Meulaboh sebagai upaya mencegah banjir saat musim hujan.

“Normalisasi Sungai Lueng Aneuk Ayee dan drainase ini agar saat hujan air tidak meluap,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada wartawan di Aceh Barat, Senin (10/3).

Menurut dia, kebijakan tersebut dilakukan setelah dirinya bersama Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil dan sejumlah pejabat melakukan inspeksi ke Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Di lokasi ini, ia menemukan banyak saluran air yang tersumbat dengan banyaknya sampah dan sedimen, sehingga menyebabkan aliran air tidak lancar.

Selain itu, faktor banyaknya tumpukan sampah di dalam saluran pembuangan air juga menjadi salah satu kendala aliran air tidak lancar saat diguyur hujan.

Dengan adanya normalisasi aliran sungai dan saluran air, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap nantinya kawasan pusat persidangan terbesar di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh tersebut lebih baik.

Hal ini juga sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan menghindari genangan banjir saat hujan.

“Normalisasi ini sebagai upaya mengatasi banjir di pusat pasar,” demikian Tarmizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Olahraga
Gerard Pique Masuk Arena Ca...

Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Meninggal dan 213 Luka

21 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Me...
Daerah
TNBTS Hitung Kerugian Karhu...
Rona
Taylor Sheridan Tinggalkan ...
Nasional
RUU Migas Melangkah ke Taha...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.