Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dewan Prioritaskan Anggaran Atasi Banjir Jabodetabek

📅 Jumat, 07 Mar 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Dewan Prioritaskan Anggaran Atasi Banjir Jabodetabek Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza.
Ket. Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal saat meninjau lokasi pengungsian banjir di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (6/3).

JAKARTA - Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi baru saja diluluhlantakkan banjir bandang. Ini sungguh bencana luar biasa, untuk itu perlu prioritas anggaran. “Dewan Perwakilan Rakyat siap memprioritaskan anggaran penanganan banjir, khususnya untuk Jabodetabek,” tandas Wakil Ketua DPR Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, saat meninjau banjir di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (6/3).

Dia menambahkan, kalau masih memerlukan anggaran, walaupun dalam kondisi efisiensi, ini akan menjadi prioritas. DPR pasti akan minta pemerintah untuk dianggarkan,” jelas Cucun. Nanti, Kementerian Pekerjaan Umum akan menata kawasan dari ujung Bogor ke Jakarta.

Cucun menyebut, dewan akan minta pemerintah memberikan anggaran penanganan banjir seperti pembangunan sodetan. Selain itu, juga siap menyetujui anggaran untuk Kementerian Pekerjaan Umum. Kemarin, Menko Kawasan Pengembangan Wilayah juga sudah membicarakannya. Jad, dewan tinggal memberi dukungan.

Selain itu, DPR siap membantu relaksasi anggaran kepada pemerintah untuk menyiapkan anggaran pembangunan penanganan banjir di tengah efisiensi anggaran. Hanya, terkait besarannya, dia menyerahkan kepada pemerintah untuk membahas dengan dewan.

Menurut Cucun, perlu ada relaksasi, anggarannya bisa dikembalikan. Di masa transisi, pemerintahan baru diberi kewenangan untuk relaksasi atau menata kembali anggaran yang lebih prioritas. Cucun mengungkapkan, pemerintah harus terus mencari solusi dari penanganan banjir agar tidak terjadi bencana setiap siklus lima tahunan.

Hal itu juga menjadi harapan warga yang disampaikan kepada Cucun saat meninjau lokasi banjir. Pemerintah pusat, Jawa Barat, dan Jakarta perlu menata dari hulu ke hilir. “Jangan sampai terus-terusan, kampung Melayu ini tidak ada hujan, tidak ada apa, tiba-tiba banjir,” ucapnya. Cucun meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Kantor Lurah Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Sebelumnya, data memperlihatkan telah ada anggaran penanganan banjir Jabodetabek sebagai prioritas. Pada tahun lalu, Pemerintah Provinsi Jakarta telah mengalokasikan anggaran 2,8 triliun untuk penanganan banjir. Ini mencakup sekitar empat persen dari total belanja daerah.

Anggaran ini diarahkan untuk program prioritas seperti normalisasi sungai, pengerukan saluran, pembangunan waduk, dan pengelolaan kolam retensi. Kemudian, tahun ini, anggarannya meningkat menjadi 5,6 triliun. Selain itu, dalam situasi darurat banjir baru-baru ini, Kementerian Sosial telah menggelontorkan dana hampir 4 miliar untuk membantu korban banjir Jabodetabek.

Kerja Bakti

Sementara itu, Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Maruli Sijabat, menjelaskan sejak kemarin melaksanakan kerja bakti di kawasan Cililitan untuk membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir. “Cililitan paling terdampak banjir. Beberapa kelurahan juga sudah kita bantu dengan kerja bakti,” jelas Maruli.

Dia menjelaskan, pembenahan Jakarta pascabanjir dilakukan bersama seluruh komponen. Mereka dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tingkat kelurahan, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Satpol PP.

“Kita kerja bakti massal di seluruh daerah terdampak banjir dengan para wali kota. Kita juga bersama-sama berkoordinasi untuk pelaksanaannya,” tandas Maruli. Lebih lanjut Maruli, menjelaskan. saat ini sebagian besar warga secara bertahap sudah kembali ke rumah. Mereka juga mulai membersihkan sampah maupun lumpur.

Maruli juga menjelaskan kemarin banjir seluruh Jakarta sudah surut, termasuk jalan-jalan. Terkait curah hujan tanggal 11 hingga 20 Maret yang diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan tinggi, Maruli mengutarakan, BPBD Jakarta sudah bersiap-siap.

“Kita akan melaksanakan modifikasi cuacanya berdasarkan perkirakan dan peningkatan eskalasi cuacanya. Tanggal 11 sampai 20 akan meningkat. Kita akan lakukan modifikasi cuaca,” jelas Maruli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Upaya Mewujudkan Swasembada Garam pada 2027

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Upaya Mewujudkan Swasembada...

Nobar Piala Dunia 2026 Meriahkan HBKB di Bekasi

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Nobar Piala Dunia 2026 Meri...
Luar Negeri
Pria Inggris Ditangkap sete...
Nasional
Pemeriksaan Kesehatan Grati...

Plaza Seremoni Raih Penghargaan Dunia

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Plaza Seremoni Raih Penghar...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah,  Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.