Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunakan Kapal Bertonase Besar, BNN: Kartel-kartel Narkoba Masuk Indonesia Lewat Pantai dan Pulau-pulau Kecil

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 20:05 WIB | Oleh:
Gunakan Kapal Bertonase Besar, BNN: Kartel-kartel Narkoba Masuk Indonesia Lewat Pantai dan Pulau-pulau Kecil Doc: antara foto
Ket. Kepala BNN RI Mathinus Hukom ketika meninjau implementasi Program IKAN di SMA Negeri 4 Kota Pangkalpinang, Kamis (6/3).

PANGKALPINANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia memetakan pintu masuk narkoba jaringan internasional di Indonesia guna mendukung Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan barang haram itu.

“Kami sudah memetakan pintu masuk dan bagaimana masuknya narkoba dari kartel-kartel narkoba jaringan internasional ini,” kata Kepala BNN RI Mathinus Hukom ketika meninjau implementasi Program IKAN di SMA Negeri 4 Kota Pangkalpinang, Kamis (6/3).

Mathinus Hukom mengatakan bahwa Indonesia memiliki garis pantai kurang lebih 108.000 kilometer dan 17.504 pulau. Khusus di Kepulauan Bangka Belitung, memiliki 570 pulau kecil yang sangat terbuka masuknya narkoba dari luar negeri.

“Kartel-kartel narkoba jaringan internasional ini memanfaatkan jalur-jalur pantai, mulai dari Aceh hingga Merauke, sebagai pintu masuk narkoba," katanya.

Selain itu, kartel-kartel narkoba ini juga memanfaatkan pintu-pintu masuk di wilayah perbatasan seperti Kalimantan Barat bagian utara, pantai Kalimantan Barat bagian barat, kemudian perbatasan Kalimantan Utara bagian utara dan tepi laut bagian Sulawesi.

Selanjutnya, perbatasan Timur Leste dan Papua dengan skala yang lebih kecil untuk dijadikan pintu masuk narkoba dari luar negeri.

“Kartel-kartel narkoba dari Afganistan biasanya akan masuk dari jalur pantai wilayah Pulau Sumatera sampai pantai bagian selatan Pulau Jawa,” katanya.

Menurut dia, biasanya kartel-kartel narkoba internasional ini memasukkan narkoba menggunakan kapal-kapal nelayan dengan tonase yang besar. “Biasanya penjahat narkoba ini menggunakan kapal-kapal nelayan dengan tonase yang lebih besar mencapai 30 hingga 40 dan rutin masuk memasukkan narkoba ini ke Indonesia,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Pemanfaatan Tutup Botol Pla...
Ekonomi
Upaya Mewujudkan Swasembada...
Megapolitan
Nobar Piala Dunia 2026 Meri...
Nasional
Plaza Seremoni Raih Penghar...
Nasional
Kalbar Dorong Pembentukan P...
Nasional
Pemerintah Perlu Perkuat An...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah,  Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.