Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bitcoin Anjlok, Karena Kekhawatiran Perang Dagang Meningkat dan Cadangan Strategis Tak Pasti

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bitcoin Anjlok, Karena Kekhawatiran Perang Dagang Meningkat dan Cadangan Strategis Tak Pasti Doc: Pixabay
Ket. Mata uang kripto Bitcoin.

NEW YORK - Harga Bitcoin anjlok hampir 10 persen pada hari Senin (3/3) karena perang dagang yang meningkat dan ketidakpastian atas pembentukan dana cadangan kripto AS membuat investor lari dari risiko.

Setelah Presiden AS Donald Trump bicara tentang pembuatan cadangan mata uang kripto nasional, bitcoin dan aset digital serupa anjlok karena adanya kekhawatiran jika hal itu tidak benar-benar terwujud.

"Semuanya dijual," kata manajer Forexlive Adam Button. "Ada pengurangan risiko yang terjadi" di kalangan investor kripto. 

Di penghujung hari, Bitcoin turun 9,47 persen menjadi $85.321,69 per unit. Ada lebih dari satu triliun dollar Bitcoin dalam valuasi keseluruhan terbesar di ranah kripto.

Aset digital terbesar kedua, ether, mengalami penurunan harga lebih dari 15 persen.

Mata uang kripto utama lainnya seperti XRP, Cardano dan Solana turun hampir 20 persen.

Yang membebani harga mata uang kripto adalah konfirmasi Trump mengenai tarif 25 persen pada semua produk yang diimpor ke Amerika Serikat dari Meksiko atau Kanada, yang telah berjanji untuk membalas.

Button yakin bahwa kekhawatiran mengenai perang dagang ini diperparah oleh kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi AS, yang banyak orang lihat melemah pada kuartal pertama.

Harga mata uang kripto telah naik pada Senin pagi, didorong oleh pernyataan Trump pada hari sebelumnya yang menyebutkan lima mata uang yang dapat digunakan dalam dana cadangan strategis nasional.

Selain bitcoin dan ether, Trump menyebutkan XRP, Cardano, dan Solana.

Cadangan ini akan dibuat dengan mendatangkan mata uang digital yang sudah dimiliki AS, terutama dari penyitaan dalam kasus pengadilan atau aset individu atau perusahaan yang terkena sanksi.

Beberapa pihak dalam industri telah menyatakan keraguan mengenai jenis mata uang yang dipertimbangkan.

Kepala eksekutif bursa mata uang kripto terkemuka AS, Coinbase, merasa bahwa membatasi kepemilikan cadangan pada bitcoin "mungkin akan menjadi pilihan terbaik."

"Ini yang paling sederhana dan ada gagasan bahwa ini bisa menjadi penerus emas," kata CEO Coinbase Brian Armstrong dalam pesan yang diunggah di X. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

15 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.