Cara Baru untuk Menghentikan Kerutan dan Rambut Beruban Ditemukan
📅 Senin, 03 Mar 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis“Kulit bukan hanya target bagi berbagai hormon yang mengendalikan jalur penuaan kulit, tetapi kulit itu sendiri tentu saja merupakan tempat terbesar dan terkaya bagi produksi hormon selain kelenjar endokrin klasik,” kata Böhm.
Menjelajahi Pengaruh Hormon pada Penuaan
Untuk lebih memahami hubungan antara hormon dan penuaan kulit, para peneliti mempelajari hormon-hormon penting yang mengendalikan penuaan kulit, termasuk faktor pertumbuhan mirip insulin 1, hormon pertumbuhan, estrogen, retinoid, dan melatonin.
Melatonin sangat menarik sebagai zat anti-penuaan kulit yang potensial karena merupakan molekul kecil, murah, dapat ditoleransi dengan baik. Selain itu merupakan antioksidan langsung dan tidak langsung serta pengatur metabolisme mitokondria.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa hormon yang diteliti memiliki efek biologis yang mencengangkan dan tak terduga pada fungsi kulit dan penuaan rambut sebagaimana yang disorot oleh sindrom defisiensi genetik yang berbeda. Pemain Tak Terduga dalam Peremajaan Kulit

Foto: afp/ ATTA KENARE
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka juga meninjau peran baru pemain endokrin tambahan, termasuk hormon perangsang-melanosit yang bertanggung jawab atas pigmentasi kulit, anggota sumbu hipotalamus-hipofisis-tiroid, oksitosin, endokannabinoid yang ditemukan dalam produk CBD, dan modulator reseptor yang diaktifkan oleh proliferator peroksisom.
Peneliti juga menemukan bahwa mereka memiliki efek yang sangat menjanjikan, misalnya pada stres genotoksis yang disebabkan oleh UV yang sangat penting dalam pengembangan photoaging dan sintesis pigmen dalam kulit dan rambut.
Prospek Masa Depan dalam Terapi Anti-Penuaan Hormonal
Dengan keberhasilan dalam mengungkap peran kuat hormon dalam penuaan kulit, perawatan potensial baru untuk kerutan, rambut beruban, dan kesehatan kulit secara keseluruhan. Dengan penelitian lebih lanjut dapat menawarkan peluang dalam pengembangan terapi anti penuaan.
“Penelitian lebih lanjut tentang hormon-hormon ini dapat menawarkan peluang untuk mengembangkan terapi baru untuk mengobati dan mencegah penuaan kulit,” kata Böhm. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!