Menteri Pertanian Sidak ke Pasar Cipinang untuk Memastikan Stok Beras Aman saat Ramadan
📅 Minggu, 02 Mar 2025, 19:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA– Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, melakukan sidak ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, untuk memastikan stok beras aman dan tercukupi selama bulan Ramadan, serta menjaga kestabilan harga pangan bagi masyarakat.
"Sidak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan serta menjaga pasokan agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat," kata Mentan, di Jakarta, Minggu (2/3).
Dalam kunjungannya, Mentan mengaku menemukan adanya beras yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).
Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa kondisi itu tidak dapat dibenarkan, mengingat stok beras nasional saat ini berada dalam posisi aman.
"Kami melihat ada kenaikan harga beras sekitar 2 hingga 4 persen. Kami tegaskan, tidak ada alasan bagi harga untuk naik, karena stok kita saat ini di gudang (Bulog) mencapai 2 juta ton, jumlah tertinggi dalam lima tahun terakhir,” ujar Mentan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mentan juga menekankan bahwa produksi pangan nasional mengalami peningkatan signifikan, sehingga ketersediaan bahan pangan seharusnya tidak menjadi masalah.
"Produksi kita (diproyeksikan) naik 52 persen berdasarkan data BPS. Artinya, suplai beras di pasar cukup. Begitu juga dengan minyak goreng, kita adalah produsen terbesar di dunia, jadi tidak ada alasan bagi harga minyak goreng untuk naik,” katanya menegaskan.
Mentan mengingatkan kepada seluruh pelaku usaha baik distributor maupun pedagang, untuk tidak menjual komoditas pangan di atas HET.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mohon kepada seluruh saudara-saudara kami, para pengusaha beras, pengusaha minyak, serta pelaku usaha pangan lainnya di seluruh Indonesia, jangan menjual harga di atas HET," ujar Mentan.
Mentan menekankan bahwa menaikkan harga pangan akan sangat membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya terutama di Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Ini membebani masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kita sudah sepakat, ini adalah kebijakan yang diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujarnya lagi.
Dalam sidak ini, Mentan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian guna mengawasi pergerakan harga pangan di seluruh Indonesia.
"Kami sudah berkomunikasi dengan Kapolri. Aparat kepolisian telah turun ke lapangan untuk memantau harga-harga pangan dan memastikan tidak ada pihak yang bermain harga. Ini tidak boleh terjadi,” ujarnya pula.
Lebih lanjut, Mentan menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika masih ditemukan oknum yang mencoba mengambil keuntungan berlebihan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!