Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Biji Kakao Terjun Bebas, Petani Dibuat Makin Dag Dig Dug

📅 Minggu, 02 Mar 2025, 14:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Biji Kakao Terjun Bebas, Petani Dibuat Makin Dag Dig Dug Doc: ANTARA FOTO/ Fikri Yusuf
Ket. Dokumentasi - Petani mengeringkan biji kakao yang telah difermentasi.

JAKARTA – Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang berperan penting dalam sektor pertanian dan ekonomi. Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, bersaing dengan negara-negara seperti Pantai Gading, Ghana, dan Ekuador.

Indonesia memiliki potensi besar sebagai produsen kakao dunia, tetapi masih menghadapi tantangan dalam produktivitas, hama, dan industri hilir. Dengan strategi yang tepat, termasuk dukungan teknologi dan kebijakan pemerintah, industri kakao Indonesia bisa lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi (HR) biji kakao periode Maret 2025 sebesar 10.394,87 dollar AS per MT, turun sebesar 486,06 dollar AS atau 4,47 persen dari bulan sebelumnya.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim mengatakan, penurunan tersebut berdampak pada penurunan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada Maret 2025 menjadi 9.910 dollar AS per MT, turun 485 dollar AS atau 4,66 persen dari periode sebelumnya.

"Penurunan HR dan HPE biji kakao, antara lain, dipengaruhi peningkatan produksi seiring dengan membaiknya cuaca di negara produsen utama," ujar Isy dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (1/3).

Penurunan harga ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yang tetap sebesar 15 persen sesuai Kolom 4 Lampiran Huruf B pada PMK Nomor 38 Tahun 2024. Di sisi lain, HPE produk kulit periode Maret 2025 tidak berubah dari bulan sebelumnya.

HPE produk kayu tercatat meningkat pada beberapa jenis kayu, yaitu kayu veneer dari hutan alam, kayu dalam serpihan bentuk keping atau pecahan (wood in chips or particle), serpih kayu (chipwood), kayu olahan dengan luas penampang 1.000-4.000 mm2 dari jenis rimba campuran, sortimen lainnya dari jenis jati dan hutan tanaman dari jenis pinus dan gemelina, akasia, sengon serta balsa, dan eukaliptus.

Sedangkan kayu veneer dari hutan tanaman, wooden sheet for packing box, kayu olahan dengan luas penampang 1.000-4.000 mm2 dari jenis meranti, merbau, sortimen lainnya dari jenis eboni dan karet turun.

Penetapan HPE biji kakao, HPE produk kulit, dan HPE produk kayu tercantum dalam Kepmendag Nomor 219 Tahun 2025 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan BK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.