Korut Unjuk Kemampuan 'Serangan Balik' Lewat Uji Misil Baru
📅 Sabtu, 01 Mar 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Jung Yeon-je
SEOUL - Korea Utara (Korut) telah melakukan uji coba peluncuran misil jelajah strategis di Laut Kuning pekan ini, dalam sebuah latihan yang menurut Pyongyang pada Jumat (28/2) bertujuan untuk memamerkan kemampuan serangan baliknya.
“Pemimpin Kim Jong-un hadir dalam latihan tersebut, yang berlangsung pada Rabu (26/2),” lapor kantor berita KCNA.
KCNA menambahkan bahwa misil tersebut terbang selama 130 menit dan menempuh lintasan sepanjang 1.587 kilometer sebelum tepat mengenai sasaran.
Pyongyang mengatakan latihan itu ditujukan untuk memperingatkan musuh-musuh Korut tentang kemampuan serangan baliknya di ruang angkasa manapun dan kesiapan berbagai sarana operasi nuklirnya.
Gambar-gambar di media pemerintah Korut menunjukkan Kim Jong-un yang diapit oleh para pejabat, memakai teropong dan menyaksikan sebuah misil menghancurkan sebuah bangunan kecil, yang kemudian terbakar.
Saat menghadiri latihan tersebut, Kim Jong-un mengatakan bahwa merupakan tanggung jawab pasukan nuklir Korut untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.
"Kemampuan serangan yang kuat berfungsi sebagai pencegahan dan pertahanan yang paling sempurna," ucap Kim Jong-un.
Analis Yang Moo-jin mengatakan uji coba tersebut dapat berfungsi sebagai batu loncatan untuk memeriksa kesiapan operasi nuklir.
Pyongyang menuduh musuh-musuh Korut secara serius melanggar lingkungan keamanan serta mendorong dan meningkatkan konfrontasi.
KCNA tidak mengatakan di mana uji coba itu dilakukan, tetapi situs web spesialis NK News mengatakan kemungkinan terjadi di dekat Kota Nampho, sekitar 130 kilometer dari perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel).
Perang Modern
Hubungan antara Pyongyang dan Seoul telah berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa tahun terakhir, dengan Korut meluncurkan serangkaian misil balistik tahun lalu yang melanggar sanksi PBB.
Latihan militer gabungan Korsel-Amerika Serikat (AS), "Freedom Shield", akan dimulai bulan depan,” kata Seoul pekan ini sebagaimana dikutip oleh kantor berita Yonhap.
Latihan tersebut membuat Pyongyang marah, yang mengklaim bahwa latihan tersebut merupakan latihan untuk invasi dan sering melakukan uji coba misil sebagai tanggapan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!