Awal Ramadan Mulai Sabtu, Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Tak Ada Perbedaan
📅 Sabtu, 01 Mar 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis“Insyaallah Idul Fitrinya juga diharapkan sama juga, karena pada waktu diperkirakan itu masih nol, minus ya (derajat hilalnya),” ujar dia.
Nasaruddin menilai hal ini merupakan salah satu awal yang baik bagi umat Muslim di Indonesia. “Dengan demikian, teman-teman dari Muhammadiyah dan yang NU bisa sepakat di situ. Nah ini sebuah awal yang baik, mudah-mudahan insyaallah Ramadan kita ini lancar,” ucapnya.
Hal ini, menurut Menag, akan membuat kehidupan beragama masyarakat Indonesia juga semakin rukun dan damai.
Ia berharap momentum Ramadhan tahun ini bisa menambah keberkahan yang lebih lagi kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Insyaallah inilah negara yang paling plural di dunia ini, tapi juga yang paling homogen, yang paling rukun di dunia ini. Jadi ini negara penuh berkah,” tutur Nasaruddin Umar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan khusus kepada umat Islam di Indonesia untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1446H/2025 dengan tenang dan khusyuk.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat, usai kembali dari agenda Retret di Magelang, Jawa Tengah. “Tentunya nanti sore, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat awal Ramadhan 1446 Hijriyah untuk menentukan waktu awal puasa bagi umat Islam di Indonesia.
Saya ingin mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan bagi semua umat Islam yang menjalankannya, juga, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden berharap umat Islam dapat memanfaatkan bulan suci ini untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan kekhusyukan dalam menjalani ibadah puasa.
“Semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Sekali lagi, bagi yang berpuasa, selamat berpuasa dan marilah kita jalankan bulan Ramadan ini dengan baik, dengan tenang, dan khusyuk,” katanya.
Selain itu, Presiden Prabowo sebelumnya telah menginstruksikan kementerian terkait untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok serta ketersediaan pangan selama Ramadan, guna mendukung kelancaran ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!