Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Miliki 817 Bahasa Daerah, Terbanyak di Papua dengan 400 Bahasa

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Miliki 817 Bahasa Daerah, Terbanyak di Papua dengan 400 Bahasa Doc: Antara

KOTA BENGKULU - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebutkan, hingga saat ini terdapat 817 jenis bahasa daerah di seluruh Indonesia.

1740668586_b5d9764ff3104a3041e3.jpg

“Ternyata kita punya 817 bahasa daerah, dan paling banyak dari Provinsi Papua sebanyak 400 bahasa daerah,” ujar dia usai peresmian Balai Bahasa Bengkulu, Kamis, (27/2).

Dengan banyaknya bahasa daerah di Indonesia dapat menjadi muatan lokal dalam kurikulum pendidikan di masing-masing daerah.

Sebab, dengan dijadikannya kurikulum muatan lokal dapat diajarkan secara intensif kepada para siswa-siswi dan menjadi salah satu upaya dalam melestarikan bahasa daerah di Indonesia.

“Dengan kurikulum yang jelas, mudah-mudahan juga karena dia (muatan lokal bahasa daerah) merupakan kurikulum lokal yang wajib maka juga bisa ditentukan standar dan pencapaiannya, tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga berkaitan dengan penguasaan dan menjadikan bahasa sebagai identitas sebagai suatu daerah,” jelas Abdul.

Lanjut dia, Provinsi Bengkulu juga memiliki banyak bahasa daerah dan hal tersebut menjadi kekayaan Indonesia yang harus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya untuk negara.

“Bahasa daerah itu tidak hanya menjadi identitas budaya kita tapi bahasa daerah juga memiliki arti penting dalam hubungannya dengan keberhasilan pembelaan pembelajaran bahasa untuk anak-anak,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Bengkulu Dwi Laily Sukmawati menerangkan bahwa untuk di Bengkulu terdapat tiga bahasa daerah yaitu bahasa Bengkulu, bahasa Enggano, dan bahasa Rejang. Namun, Provinsi Bengkulu juga memiliki banyak dialek bahasa seperti dialek Pekal, Nasal, Lembak, Melayu Kota, Mukomuko, Serawai, Kaur, dan lainnya.

Dwi menjelaskan, pihaknya telah berupaya dalam melestarikan bahasa daerah khususnya di Provinsi Bengkulu yaitu dengan revitalisasi bahasa daerah dengan koordinasi untuk penguatan komitmen dengan para pemangku kebijakan. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.