Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kata Ketua TPN Soal Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Posisi 2: Survei Kami Akurat

📅 Minggu, 31 Des 2023, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kata Ketua TPN Soal Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Posisi 2: Survei Kami Akurat Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Arsip foto - Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) berbincang dengan Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo Arsjad Rasjid (kiri) saat rapat perdana di Gedung High End, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

JAKARTA - Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, buka suara mengenai survei internal pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md yang berada di posisi kedua.

Menurut Arsjad, survei internal dilakukan dengan berbagai metodologi, bahkan survei internal itu hasilnya lebih akurat ketimbang survei lainnya.

"Survei internal kita dilakukan dengan triangulasi metode survei, dengan focus group discussion (FGD) dan analisis media yang teruji. Ini tidak dilakukan oleh survei-survei lain. Oleh karena itu, hasil perhitungannya menjadi lebih akurat dan ini yang kita pegang," ujar Arsjad dalam acara 45 Hari Menuju Kemenangan di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (30/12).

Pada pekan ini, berbagai lembaga merilis survei elektabilitas pasangan capres-cawapres. Dalam survei tersebut, pasangan Ganjar-Mahfud tidak menempati posisi puncak.

Di sisi lain, Arsjad memastikan pihaknya mengetahui hasil survei yang rilis pekan ini. Dia menekankan ada perbedaan angka dari hasil lembaga survei dengan hasil survei internal timnya.

"Katanya survei Indikator dan CSIS menunjukkan angka 24 (persen) dan 19 (persen), tetapi di survei internal kami, angkanya berbeda. Kami di peringkat kedua dengan 37 persen, sementara pasangan calon lainnya di angka 41 (persen) dan 21 (persen)," jelasnya.

Arsjad pun meminta para pendukung dan relawan Ganjar-Mahfud bekerja lebih keras menjelang Pilpres 2024.

Ia menargetkan undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya dapat memberikan suaranya ke Ganjar-Mahfud.

"Kesimpulannya, untuk kita tetap bersama, bahwa kita harus bekerja lebih keras, lebih efektif untuk mencapai target kemenangan. Apalagi kalau kita lihat datanya, ada yang geser, banyak yang menjadi undecided voters. Kita harus ambil kembali, rebut kembali, harus," pungkas Arsjad.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 13 November 2023 menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pilpres 2024.

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sedangkan jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.