Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya memberantas geng motor di Sukabumi

📅 Kamis, 27 Feb 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Upaya memberantas geng motor di Sukabumi Doc: ANTARA/ Aditya A Rohman
Ket. Geng motor berulah di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar beberapa waktu lalu.

Sukabumi, Jabar -- Aksi geng motor di Kota dan Kabupaten Sukabumi menjadi permasalahan yang seakan sulit ditangani, padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah setempat maupun pihak kepolisian.

Sejak awal 2025 sudah terjadi beberapa aksi geng motor yang terjadi di Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

Di awal tahun, terjadi aksi arak-arakan puluhan anggota geng motor di daerah perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor tepatnya di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Desa Benda, Kecamatan Cicurug. Akibat kejadian ini warga sekitar merasa khawatir dan beberapa pengemudi mendapat ancaman dari anggota geng motor menggunakan senjata tajam.

Di awal Februari, warga di Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, diresahkan dengan adanya aksi penyerangan yang dilakukan oleh puluhan anggota geng motor yang mengatasnamakan Geng Los Angels. Dalam melakukan aksinya mereka membawa senjata tajam dan sempat terjadi bentrokan dengan warga sekitar, beruntung pada kejadian ini tidak ada korban.

Selain kedua aksi tersebut, hampir di setiap akhir pekan sejumlah warga internet atau netizen menginformasi di salah satu grup Facebook Sukabumi tentang adanya aksi penyerangan yang dilakukan oleh geng motor terhadap warga yang mengakibatkan adanya korban luka.

Maraknya aksi geng motor ini tentu membuat resah masyarakat, bahkan mengancam keselamatan jiwa. Dampak lainnya, warga kesulitan beraktivitas di luar rumah pada malam hari karena khawatir menjadi korban penyerangan geng motor yang biasanya melakukan penyerangan secara acak kepada siapapun yang berpapasan dengan mereka.

Tidak hanya di perkotaan

Aksi meresahkan geng motor ternyata tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan, tetapi juga sudah merambah ke pedesaan hingga objek-objek wisata.

Awal Februari, sekelompok yang diduga anggota geng motor konvoi di Desa Panumangan, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Kejadian ini sempat direkam oleh warga sekitar dan diunggah ke media sosial Facebook. Setelah diselidiki oleh pihak kepolisian ternyata konvoi dan aksi geng motor di jalan desa tersebut adalah kemeriahan acara perekrutan anggota baru yang mayoritas anggota dan calon anggotanya masih berusia antara 14-17 tahun atau baru duduk di bangku SMP dan SMA. Keberadaan berandal bermotor ini berhasil diungkap personel Polsek Jampang Tengah, dan ternyata mereka bukan merupakan warga setempat tetapi berasal dari luar daerah.

Aksi geng motor di perkampungan sebelumnya juga terjadi pada 2023. Ketika itu, puluhan anggota geng motor bersenjata tajam melakukan konvoi sembari mengancam warga dan pengendara lainnya di Jalan Masjid Biru atau di Jalan Cimahi, RT 28/6, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Akibat aksi sekelompok remaja ini warga setempat tidak berani keluar rumah. Polres Sukabumi Kota yang menerima informasi tersebut langsung memburu dan mengejar serta berhasil mengamankan beberapa anggota geng motor yang usianya masih remaja.

Selain beraksi di perkampungan, aksi geng motor juga pernah terjadi di lokasi-lokasi objek wisata salah satunya terjadi di 2024 lalu tepatnya di Kampung Katapang Condong dan Kampung Kebon Kalapa, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Aksi anggota geng motor yang cirinya kerap membawa bendera Amerika Serikat tersebut, terkenal nekat dan berani menyerang hingga ke permukiman warga.

Masyarakat yang sudah merasa geram akhirnya melakukan perlawanan terhadap geng motor yang bersejatakan celurit dan pedang itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.