Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Tak Perlu Cemas, Bank Nasional Siap Hadapi Tantangan pada 2025 dengan Fondasi Kokoh

📅 Senin, 24 Feb 2025, 14:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Tak Perlu Cemas, Bank Nasional Siap Hadapi Tantangan pada 2025 dengan Fondasi Kokoh Doc: ANTARA/Rizka Khaerunnisa
Ket. Arsip Foto - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK Bulan Desember 2024, di Jakarta, Selasa (7/1/2025).

JAKARTA - Rasio permodalan yang tinggi dalam perbankan menunjukkan bahwa bank memiliki modal yang cukup untuk menanggung risiko dan melindungi diri dari potensi kerugian.

Ketika rasio permodalan tinggi, itu menandakan bank memiliki bantalan keuangan yang kuat untuk menghadapi guncangan ekonomi, ekspansi bisnis, dan tetap mematuhi regulasi perbankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan perbankan Indonesia memiliki bantalan (cushion) yang memadai dengan rasio permodalan yang tinggi untuk menghadapi tantangan, peluang, dan prioritas kebijakan serta pertumbuhan ekonomi pemerintah di tahun 2025.

“Pada tahun 2025, OJK memperkirakan perbankan akan tetap melanjutkan tren positif (baik penghimpunan dana maupun penyaluran kredit) dengan kredit diperkirakan dapat tumbuh double digit,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan (PBKN) OJK Dian Ediana Rae, di Jakarta, Senin (24/2).

Dian mengatakan, penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate (FFR) sebelumnya diperkirakan akan agresif.

Namun ternyata dengan situasi terkini menjadi less aggressive dan cenderung masih dalam level yang relatif tinggi.

Meski begitu, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih akan cukup baik, diharapkan menarik minat investasi, sehingga meningkatkan peluang perluasan usaha dan permintaan kredit (loan demand).

Selain itu, proyeksi penurunan suku bunga domestik tahun ini juga diharapkan dapat berdampak positif pada penurunan biaya dana, namun tetap cukup menarik bagi nasabah penyimpan (saver) menempatkan dananya di perbankan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan DPK.

“Jika penghimpunan dana cukup positif, maka ketersediaan likuiditas perbankan akan tetap terjaga dan menjadi sumber utama penyaluran kredit perbankan,” kata Dian.

Ia menambahkan, OJK akan terus berkoordinasi dengan perbankan dalam memantau dan mengevaluasi target yang tertuang dalam rencana bisnis bank (RBB) dan pencapaiannya agar sesuai dengan kondisi terkini, utamanya setelah rilis laporan keuangan tahunan 2024.

Dalam strategi pertumbuhan kredit, perbankan dapat melakukan diversifikasi portofolio kredit dan inovasi berbagai produk kreditnya sesuai dengan kebutuhan nasabah atau bahkan yang mendukung berbagai program pemerintah dengan tetap prudent serta melalui penguatan risk management.

“OJK juga terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lainnya dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam menjaga kestabilan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Dian pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Megapolitan
Distribusi Air Bersih Grati...
Olahraga
Mengejutkan! AC Milan Diper...
Megapolitan
Sampah Botol Plastik Disula...

Hamparan Gulma Penuhi Waduk Manggar

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Hamparan Gulma Penuhi Waduk...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.