Bapanas Yakin Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Tapi Publik Cemas Harga Melejit
📅 Selasa, 18 Feb 2025, 16:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis)
DEPOK - Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, menjelang Ramadan dan Idul Fitri harga barang kebutuhan pokok selalu meningkat. Hal itu sering kali dikeluhkan masyarakat, tertutama para ibu rumah tangga.
Kenaikan harga tersebut biasanya disebabkan oleh stok yang lebih sedikit dibandingkan permintaan masyarakat. Selain itu, lonjakan harga dipicu oleh aksi spekulan yang memanfaatkan keuntungan di tengah tingginya permintaan.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan jelang Ramadhan aman serta terjangkau oleh masyarakat seluruh Indonesia.
"Kita pastikan ketersediaan bahan pangan aman dan harga terjangkau jelang bulan Ramadhan," kata Maino di Depok, Jawa Barat, Selasa (18/2).
Maino mengatakan ketersediaan bahan pangan dan harga terjangkau karena Bapanas telah melakukan beberapa kegiatan, seperti menyiapkan neraca pangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Neraca pangan ini untuk menghitung kebutuhan yang dibutuhkan. Kita pastikan kebutuhan pangan kita cukup," kata Maino.
Lalu memastikan pendistribusian bahan pangan seperti di Bulog, pelaku usaha dan lainyba yang tersebar di Indonesia.
Kemudian melakukan antisipasi gerakan pangan murah di seluruh Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu juga Bapanas melakukan monitoring stok dan harga pangan di pasar tradisional, moderen, produsen, distributor, peternak dan lainnya.
"Pangan murah ini kita sudah lakukan sejak Januari hingga jelang Ramadhan ini. Sehingga masyarakat bisa tenang beribadah. Apalagi di bulan puasa ini kita masa panen," ungkap Maino.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!