Apa Maksud Bawaslu: Rajawali Jangan Jadi Burung Nuri
Senin, 17 Feb 2025, 13:38 WIBJAKARTA â Saat ini semua lembaga dan kementerian diminta untuk efisiensi. Namun diingatkan, efisiensi jangan sampai membuar burung Rajawali menjadi nuri.
Itu adalah perumpamaan dari anggota Bawaslu Totok Hariyono. Katanya, jajaran pengawas agar memanfaatkan siber sebagai tulang punggung penguatan demokrasi pada masa efisiensi anggaran.
"Efisiensi tidak boleh membuat Rajawali menjadi burung Nuri," kata Totok dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan meskipun dengan anggaran yang minim, edukasi penguatan demokrasi tetap bisa tersampaikan melalui dunia siber.
Totok juga tak mungkiri bahwa siber telah menjadi bagian hidup setiap manusia di era digital. Menurutnya, zaman sekarang, massa riil justru yang tidak tampak, seperti halnya massa dalam dunia siber.
Lebih lanjut, Totok mengungkapkan tidak sedikit masyarakat yang menggali informasi, edukasi, dan bahkan terpengaruh oleh informasi yang beredar di dunia siber.
"Yang perlu kita siasati ke depan adalah, bagaimana mengembangkan demokrasi lewat siber,"Â ucapnya.
Berita Terkait:
-
Bukan Sekadar Cangkul: Ketahanan Pangan RI Bertumpu pada Inovasi
-
Pengamat Minta Bawaslu Tangani Laporan PSU Bengkulu Selatan Berdasar Data dan Fakta
-
TNI Selesaikan Jembatan di Mandailing Natal, Akses Masyarakat Kian Mudah
-
Inter Kediri Apresiasi "Drawing" Ulang Pembagian Grup Liga 4
-
Bawaslu Dimintas Tegas Tangani Indikasi Kecurangan PSU Bengkulu Selatan
-
Gubernur NTB Berkomitmen Bantu Industri Tahu yang Terdampak Banjir
-
Bawaslu Kulon Progo Bidik Pemilih Muda Lewat Program Sekolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.