Cegah Kecanduan Gadget, Pemprov DKI Bangun LapakMain Corner di RPTRA

Selasa, 04 Agu 2026, 18:15 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat upaya menciptakan ruang yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui peresmian LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).

Peresmian dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, serta jajaran PT Bukalapak.com Tbk. LapakMain Corner merupakan hasil kolaborasi Lapakgaming, PT Bukalapak.com Tbk, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, serta Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan ruang publik yang mendukung tumbuh kembang anak di era digital.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat upaya menciptakan ruang yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui peresmian LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta mengatakan perlindungan anak di era digital membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga kolaborasi dengan dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung perkembangan anak.

"Di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membuat anak semakin akrab dengan gawai, kehadiran LapakMain Corner di RPTRA menjadi sangat penting. Fasilitas ini memberikan ruang bagi anak untuk tetap berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar sehingga tercipta keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata. Kami mengapresiasi Lapakgaming yang turut memperkuat fungsi RPTRA dalam membangun literasi digital sejak dini," ujarnya.

Menurutnya, ruang bermain memiliki fungsi yang lebih luas dibanding sekadar tempat rekreasi. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi anak untuk belajar, mengembangkan kreativitas, membangun karakter, serta meningkatkan kemampuan bersosialisasi sehingga dapat menjadi contoh yang diterapkan di RPTRA lainnya di Jakarta.

Ia juga mengingatkan bahwa anak menghadapi berbagai tantangan di ruang digital, mulai dari perundungan siber, paparan konten yang tidak sesuai usia, penyalahgunaan data pribadi, hingga penggunaan gawai secara berlebihan. Karena itu, keberadaan ruang publik yang mendorong anak membaca, bermain, berkreasi, dan berinteraksi secara langsung menjadi bagian penting dalam mendukung perlindungan anak.

"Membangun kota ramah anak tidak cukup hanya dengan menyediakan infrastruktur. Yang lebih penting adalah menghadirkan lingkungan yang aman, mendukung kreativitas, dan memberi kesempatan kepada setiap anak untuk tumbuh sesuai potensinya. Kami juga mengajak orang tua untuk terus mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak, beretika, dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI menjelaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) menjadi landasan penting dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman, namun implementasinya tetap membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha.

"Literasi digital bukan sekadar mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga membangun kesadaran, karakter, dan kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Kolaborasi multipihak seperti LapakMain Corner menjadi langkah nyata dalam menciptakan ruang yang aman, edukatif, dan mendukung tumbuh kembang anak," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bukalapak.com Tbk menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui LapakMain Corner, perusahaan ingin mendukung literasi digital, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, komunitas, sekolah, dan keluarga.

LapakMain Corner menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari buku bacaan, permainan edukatif, hingga sarana literasi digital yang dirancang untuk membangun kebiasaan anak menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Peresmian fasilitas tersebut juga diisi dengan kegiatan mendongeng interaktif, edukasi bagi orang tua mengenai pendampingan anak di ruang digital, layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) dari Kementerian Komunikasi dan Digital, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu dan anak.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.