Bawaslu Kulon Progo Bidik Pemilih Muda Lewat Program Sekolah

Senin, 18 Mei 2026, 16:30 WIB

KULON PROGO - Kalangan pelajar mulai menjadi sasaran penguatan literasi demokrasi yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo. Melalui program "Bawaslu Goes to School", lembaga tersebut ingin memperkenalkan pendidikan kepemiluan sekaligus membangun kesadaran politik bagi generasi muda menjelang Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kulon Progo Marwanto mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengenalkan mekanisme pemilu kepada siswa, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang hak warga negara serta pentingnya pengawasan bersama dalam proses demokrasi.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Antara

"'Bawaslu Goes to School' ini bertujuan mengawal masa depan demokrasi," kata Marwanto di Kulon Progo, Senin.

Menurut dia, pemilih muda memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi di masa mendatang. Oleh sebab itu, pelajar perlu dibekali pengetahuan yang cukup agar mampu memahami proses politik secara lebih luas dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

Bawaslu juga menaruh perhatian pada pembentukan pola pikir kritis di kalangan siswa sehingga keterlibatan mereka nantinya tidak berhenti pada saat menggunakan hak pilih saja.

"Harapannya, mereka tidak sekadar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos, tetapi juga berani bersikap kritis dan tegas melawan segala bentuk kecurangan, termasuk politik uang maupun sebaran hoaks," kata Marwanto.

Program tersebut telah memulai kegiatan perdananya di SMA Negeri 1 Galur pada Rabu (13/5/2026). Pada kesempatan itu, tim Bawaslu mengemas materi pendidikan kepemiluan dalam format yang lebih komunikatif dan melibatkan partisipasi siswa.

Selain penyampaian materi, kegiatan tersebut juga diikuti penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) mengenai pendidikan serta pengembangan pengawasan partisipatif.

Program edukasi itu akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kulon Progo. Dalam waktu dekat, Bawaslu menjadwalkan kegiatan serupa di SMA Negeri 1 Kokap.

"Melalui kolaborasi yang erat dengan sektor pendidikan, Bawaslu Kulon Progo optimistis siswa mampu bertransformasi menjadi pelopor perubahan yang siap menyebarluaskan semangat pengawasan partisipatif di lingkungan keluarga maupun pertemanan mereka," katanya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.