Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkomdigi Apresiasi FJPI sebagai Wadah Jurnalis Perempuan Perjuangkan Hak-haknya

📅 Minggu, 16 Feb 2025, 14:13 WIB | Oleh:
Menkomdigi Apresiasi FJPI sebagai Wadah Jurnalis Perempuan Perjuangkan Hak-haknya Doc: antara foto
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengapresiasi Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) yang menjadi wadah bagi para jurnalis perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya.

“Saya mengapresiasi FJPI yang telah menjadi wadah bagi para jurnalis perempuan dalam memperjuangkan hak-hak, meningkatkan kapasitas, ini yang menjadi amat penting karena peningkatan kapasitas bagi perempuan kurang di berbagai profesi, tidak hanya jurnalistik termasuk di politisi, dan wadah seperti ini menurut saya amat baik untuk membantu teman-teman perempuan lebih berdaya di bidang jurnalistik,” ujar Meutya pada keterangannya, Minggu (16/2).

Menurut dia peningkatan kapasitas profesional bagi perempuan di berbagai profesi, termasuk jurnalistik, masih sering terabaikan. Oleh karena itu, peran FJPI sangat vital dalam memberdayakan perempuan di bidang ini.

“Karena di kantor-kantor media juga dahulu sangat didominasi laki-laki, sekarang jadi bisa ada tempat berhimpun, tempat berpikir bersama, tempat mungkin sama-sama dari curhat kemudian membuat sebuah kebijakan-kebijakan yang lebih ramah terhadap perempuan di bidang jurnalistik,” kata Menkomdigi.

Meutya menegaskan bahwa keberadaan FJPI juga memperkuat solidaritas di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.

FJPI dianggap sebagai bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia. Dalam situasi media yang tengah menghadapi kesulitan, jurnalis perempuan dinilai memiliki resiliensi yang tinggi untuk terus berjuang.

Menkomdigi juga berharap FJPI dapat terus menjadi mitra strategis bagi Kemkomdigi dalam mendukung dan menyebarluaskan kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan isu-isu krusial.

Lebih lanjut, Meutya menyoroti tantangan besar yang dihadapi masyarakat di era digitalisasi, yakni misinformasi dan disinformasi.

Ia berharap FJPI dapat terus berperan aktif dalam menyaring berita dan membantu masyarakat membedakan informasi yang benar dari yang salah.

“Titipan saya kepada FJPI untuk terus ke depan membantu masyarakat agar dapat lebih mudah menyaring berita-berita misinformasi dan disinformasi dari berita-berita yang benar dan baik,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.