Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualitas dan Cita Rasa Tidak Diragukan, Kopi Sinjai Tembus Pasar Belgia

📅 Minggu, 16 Feb 2025, 17:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kualitas dan Cita Rasa Tidak Diragukan, Kopi Sinjai Tembus Pasar Belgia Doc: ANTARA
Ket. Inisiator dan pendamping petani Kopi Sinjai, Ramly Ismail, disela-sela Diskusi Inspiratif yang digelar Dompet Dhuafa Sulsel pada Festival Semesta Ramadan di Makassar, Sabtu (15/2/2025).

MAKASSAR– Produk pemberdayaan kopi Sinjai yang merupakan binaan Dompet Dhuafa (DD) Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan PLN Peduli siap menembus pasar Belgia.

"Kualitas kopi Sinjai di dua kecamatan, yakni Sinjai Barat dan Sinjai Tengah, yang menjadi wilayah dampingan ini sudah siap bekerja sama dengan pengusaha Belgia untuk mengirim produk kopi Sinjai ke sana," kata Inisiator dan Pendamping Kelompok Pemberdayaan Kopi Sinjai, Ramly Ismail, disela-sela Diskusi Inspiratif DD Sulsel di Makassar, Sabtu (15/2).

Dia mengatakan produk kopi yang umumnya dalam bentuk "green bean" yang banyak menyuplai kafe di sejumlah daerah, baik di Sulsel maupun luar Sulsel, kini sudah siap memasok produk ke pasar Belgia. 

Hal itu disebabkan kualitas dan cita rasa produk kopi dari enam desa di Sinjai, yakni di Desa Pattongko, Arabika, Boto Lompongan dan Desa Barania, Pompang, dan Bonto Salama sudah tidak diragukan lagi.

Sebelumnya, produk kopi dari 120 petani unggulan itu sudah merambah pasar di Sulsel dan luar Sulsel, yakni Jakarta, Surabaya, Ambon, Papua, hingga Papua Barat.     

Dengan peningkatan kualitas produksi kopi petani, imbuh Pimpinan Cabang DD Sulsel, Pandu Heru Satrio, nilai jual otomatis terdongkrak dan memberikan dampak positif untuk kesejahteraan petani, termasuk menyekolahkan anak-anak mereka. 

Perbandingan harga kopi buah merah yang memiliki cita rasa dan kualitas jauh lebih unggul dihargai 8.500 rupiah per liter dan kopi buah hijau hanya 2.500 rupiah per liter.  

"Dengan pendekatan dan edukasi kepada petani untuk memetik buah kopi yang berwarna merah ini, akhirnya dapat mengubah hidup petani menjadi lebih baik," katanya.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Sinjai, H Kamaruddin.

Dia mengatakan produksi kopi petani Sinjai telah membawa nama daerah ini semakin dikenal, bukan hanya tingkat nasional, tapi juga ke mancanegara,sehingga kesejahteraan petani pun  semakin meningkat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.