Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

India Incar Kesepakatan Penjualan Misil dengan Filipina Tahun Ini

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
India Incar Kesepakatan Penjualan Misil dengan Filipina Tahun Ini Doc: AFP/Money SHARMA
Ket. Sistem misil Akash buatan India saat diperlihatkan pada parade militer di New Delhi pada januari 2023 lalu. Pada Kamis (13/2) dilaporkan bahwa India berencana menjual misil jarak pendek ini ke Filipina. 

NEW DELHI - India berencana menjual misil jarak pendek ke Filipina pada tahun 2025 dalam kesepakatan senilai lebih dari 200 juta dollar AS, ungkap sejumlah narasumber di India yang melaporkan adanya kontrak ekspor pertahanan besar kedua New Delhi dengan Manila di tengah meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok.

“Sistem misil Akash yang dikembangkan oleh badan penelitian pertahanan India telah menarik minat Filipina, yang kemudian telah memberi tahu New Delhi bahwa mereka akan memesan pada tahun fiskal yang dimulai pada April, kata tiga narasumber yang berbicara dengan syarat anonim karena masalah ini sensitif.

Sistem misil permukaan-ke-udara dengan jangkauan hingga 25 kilometer sebelumnya telah diekspor ke Armenia pada tahun 2024 dalam kesepakatan senilai 230 juta dollar AS, kata narasumber tersebut, seraya menambahkan bahwa penjualan Filipina diharapkan lebih besar daripada kesepakatan Armenia.

Namun, mereka tidak mengungkapkan jumlah misil dan sistem pendamping, termasuk radar, yang terlibat.

Bharat Dynamics India, produsen misil tersebut, menjadi salah satu peserta pameran di Pameran Pertahanan dan Keamanan Asia 2024 di Manila.

Perusahaan dan Kementerian Pertahanan India tidak segera menanggapi permintaan komentar. Juru bicara pertahanan Filipina, Arsenio Andolong, juga menolak berkomentar mengenai rincian kesepakatan atau rencana pengadaan, namun mengatakan angkatan bersenjata negara tersebut telah menyatakan bahwa mereka membutuhkan kemampuan alutsista tersebut.

Kesepakatan yang diharapkan itu menyusul disepakatinya penjualan misil jelajah supersonik jarak menengah BrahMos senilai 375 juta dollar AS oleh India ke Filipina pada tahun 2022.

Pembelian tersebut terjadi pada saat Manila sedang membangun kekuatan militernya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Beijing terkait klaim yang tumpang tindih di jalur perairan Laut Tiongkok Selatan (LTS), tempat keduanya bentrok dalam beberapa tahun terakhir.

Importir Terbesar

India adalah importir senjata terbesar di dunia tetapi tengah meningkatkan produksi dalam negeri dan meningkatkan ekspor pertahanan untuk melawan kekuatan dan pengaruh militer Tiongkok di negara tetangganya, setelah pasukan mereka bentrok di perbatasan Himalaya pada tahun 2020.

Ekspor peralatan pertahanan India, termasuk senjata dan amunisi, telah melonjak hampir 150 persen sejak 2020 hingga melampaui 2,4 miliar dollar AS pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2024.

Akan tetapi, ekspor persenjataannya lebih rendah dibandingkan negara-negara seperti Australia dan Korea Selatan, dan jauh di bawah Tiongkok, eksportir senjata terbesar keempat di dunia.

Kepala Angkatan Bersenjata Filipina pada Rabu (12/2) lalumengatakan bahwa negaranya ingin membeli lebih banyak perangkat keras militer untuk memodernisasi persenjataannya, termasuk misil BrahMos tambahan dari India dan setidaknya dua kapal selam.

“Kami akan mendapatkan lebih banyak (sistem BrahMos) tahun ini, dan di tahun-tahun mendatang,” kata Jenderal Romeo Brawner dalam pidatonya dihadapan tokoh bisnis di Filipina, tetapi tidak menyebutkan sistem misil Akash.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BPJS Kesehatan Ungkap Satu ...
Luar Negeri
Selesai di Swiss, AS-Iran D...

Bidikan Baru Keir Starmer: Sekjen NATO

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bidikan Baru Keir Starmer: ...

BPJS Kesehatan Dorong Gaya Hidup Sehat

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPJS Kesehatan Dorong Gaya ...

Menekraf Apresiasi Sineas Muda Perempuan Berbakat

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf Apresiasi Sineas M...
Daerah
PT KAI Catat KA Mutiara Sel...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.