Australia Tuduh Jet Tempur Tiongkok Lakukan Tindakan Tak Aman
📅 Jumat, 14 Feb 2025, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/HECTOR RETAMAL
SYDNEY – Australia pada Kamis (13/2) mengatakan bahwa jet tempur Tiongkok telah menjatuhkan suar di dekat pesawat Angkatan Udara Australia yang berpatroli di Laut Tiongkok Selatan (LTS) dan menuduh Beijing melakukan tindakan militer yang tidak aman.
Beijing dengan cepat membalas dengan menuding pesawat Australia tersebut melanggar kedaulatan Tiongkok dan membahayakan keamanan nasional Tiongkok.
Tiongkok mengklaim hampir seluruh LTS, meskipun ada putusan internasional pada tahun 2016 yang menyimpulkan klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum.
Pesawat Australia tersebut tengah melakukan patroli pengawasan rutin di atas perairan yang disengketakan pada 11 Februari ketika sebuah jet tempur Tiongkok mendekat, kata Kementerian Pertahanan Australia.
“Jet tempur Shenyang J-16 melepaskan suar dalam jarak dekat ke pesawat pengintai Poseidon Australia,” lapor kementerian itu seraya menegaskan bahwa insiden itu sebagai manuver tidak aman dan tidak profesional yang menimbulkan risiko bagi pesawat dan personel Australia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian itu lalu mengatakan bahwa pemerintah Australia telah menyampaikan kekhawatirannya kepada Tiongkok atas insiden tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, mengatakan bahwa tanpa izin Tiongkok, pesawat militer Australia dengan sengaja memasuki wilayah udara di sekitar Kepulauan Xisha milik Tiongkok, nama yang diberikan Beijing untuk Kepulauan Paracel.
“Tindakan Tiongkok untuk mengusir pesawat itu sah, legal, profesional, dan terkendali,” kata Guo seraya menambahkan bahwa Beijing telah mengajukan pernyataan serius kepada Canberra untuk menuntut diakhirinya pelanggaran dan provokasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, mengatakan suar itu melewati jarak 30 meter dari pesawat yang biasanya membawa sekitar sembilan orang. Tidak ada yang terluka dalam insiden ini, namun Menhan Marles mengatakan hal tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan yang signifikan.
Insiden di udara ini merupakan kejadian terbaru dalam serangkaian episode antara Tiongkok dan Australia di wilayah udara dan jalur pelayaran Asia yang semakin diperebutkan.
Pada 2024, sebuah jet tempur Tiongkok juga dituduh mencegat helikopter Seahawk Australia di wilayah udara internasional dan menjatuhkan suar di jalur penerbangannya. Pada 2023, sebuah kapal perusak Tiongkok dituduh menyerangpenyelam Angkatan Laut Australia dengan denyut sonar di perairan lepas Jepang, yang menyebabkan cedera ringan.
“Australia mengharapkan semua negara, termasuk Tiongkok, untuk mengoperasikan militer mereka dengan cara yang aman dan profesional,” kata Kementerian Pertahanan Australia.
Kapal Perang
Teguran dari Canberra itu bertepatan dengan kedatangan tiga kapal Angkatan Laut Tiongkok di perairan timur laut daratan Australia. Para pejabat di Kementerian Pertahanan Australia mengatakan sebuah fregat dan sebuah kapal penjelajah Tiongkok telah terlihat berlayar dekat wilayah perairan Australia dengan sebuah kapal tanker pasokan di belakangnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!