Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Gunung Lewotobi Naik Level IV Awas, Warga Diminta Mengungsi

📅 Kamis, 13 Feb 2025, 15:12 WIB | Oleh:
Status Gunung Lewotobi Naik Level IV Awas, Warga Diminta Mengungsi Doc: AFP
Ket. Gunung Lewotobi Laki Laki memuntahkan abu dan asap saat meletus seperti yang terlihat dari Desa Lewolaga di Titihena, NTT pada 13 November 2024.

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Level IV (Awas), level tertinggi yang paling memungkinkan terjadinya erupsi pada Kamis (13/2).

Tindakan darurat terbaru di sekitar gunung dengan puncak kembar setinggi 1.703 meter (5.587 kaki) itu diambil setelah meningkatnya aktivitas seismik dan vulkanik, yakni 987 gempa hembusan dalam lebih dari sepekan terakhir.

"Hasil pemantauan visual dan aktivitas seismik menunjukkan... terjadi peningkatan mendadak gempa vulkanik," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam sebuah pernyataan, Kamis.

"Letusan berpotensi terjadi di masa mendatang."

Meningkatnya aktivitas tersebut menyebabkan tingkat kewaspadaan dinaikkan ke tingkat tertinggi dari sistem empat tingkat yang dimulai pukul 3.00 pagi, kata Wafid.

Ia juga memperingatkan kemungkinan banjir lahar yang berbahaya.

"Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki agar mewaspadai potensi terjadinya banjir lahar pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi," katanya.

Wafid mengatakan dalam konferensi pers bahwa zona eksklusi telah diperlebar dari lima menjadi enam kilometer (tiga mil) di sekitar kawah.

"Termasuk enam desa yang harus dievakuasi," katanya, tanpa menyebutkan jumlah penduduk di sana.

Pada November lalu, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores beberapa kali erupsi. Sembilan orang meninggal, sejumlah penerbangan internasional ke Bali dibatalkan, dan ribuan orang dievakuasi saat bencana tersebut terjadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Nepal Bakal Larang Pendaki ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.