Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu QRIS untuk Membeli Elpiji 3 Kg

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Perlu QRIS untuk Membeli Elpiji 3 Kg Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi

JAKARTA - Warga Jakarta yang ingin membeli elpiji 3kilogram nantinya akan dibuatkan QRIS oleh Pemprov Jakarta. “Tujuan langkah tersebut agar kuota elpiji di Jakarta dapat terjaga dan tidak bisa dibeli oleh warga luar Jakarta,” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Jakarta, Hari Nugroho, Selasa (11/2).

“Nanti kita atur. Begitu sudah kita atur berapa pengguna elpiji yang di Jakarta, siapa yang berhak terima, database-nya lengkap,” tambahnya. Nanti menurut dari Dinas Perdagangan mau dibuat model QRIS. Begitu di-tap, seperti RFID (Radio Frequency Identification), di-tap ternyata lho KTP-nya bukan Jakarta, jadi tidak bisa membeli elpiji.

Selama ini, jelas Hari, pangkalan elpiji hanya menggunakan KTP untuk menjual elpiji 3 kg. Namun, mekanisme penggunaan KTP juga belum jelas sehingga kuota elpiji di Jakarta masih dapat dibeli oleh bukan warga Jakarta. Nantinya, kode QR itu juga tak hanya menunjukkan status wilayah masyarakat. Namun, kode QR tersebut juga bisa menunjukkan apakah benar masyarakat tersebut tergolong yang membutuhkan elpiji subsidi.

Dengan adanya peraturan penggunaan kode QR, Hari menilai bahwa hal ini dapat membuat elpiji subsidi lebih tepat sasaran.

“Mau KTP dari mana, saya nggak ngerti kan. Nah sekarang alokasi di Jakarta, ya orang Jakarta yang nerima,“ tandasnya.

Dengan demikian bisa dilacak, warga Jakarta kaya atau miskin yang menerima. Mestinya ya warga dalam rumah tangga yang desil. Sedangkan desil adalah pengukur tingkat kesejahteraan rumah tangga dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)). “Jangan sampai orang seperti saya beli melon,, ga boleh. Saya harus beli 12 kg,,” kata Hari.

Kendati demikian, belum dipastikan kapan mekanisme penggunaan kode QR itu diterapkan. Alokasi elpiji subsidi di Jakarta hanya bisa dinikmati masyarakat Jakarta yang membutuhkan.

Revisi

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jakarta Basri Baco minta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 4 tahun 2015 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji tabung 3 kg di tingkat pengecer untuk mengatasi kelangkaan.

“Pergubnya dibenahi. Kita dukung sesuai dengan kebutuhan terkait datanya, HET, penerimanya dan hal-hal lain,” jelas Koordinator Komisi B DPRD tersebut. Menurut dia, sangat penting bagi Pemprov Jakarta menyiapkan langkah preventif mengantisipasi kelangkaan elpiji 3 kg.

Antisipasi yang bisa dilakukan oleh Pemprov, di antaranya merevisi Pergub Nomor 4 tahun 2015 yang meliputi klasifikasi pengguna atau penerima elpiji 3 kg. Ini termasuk pengawasan pendistribusian oleh Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta atau Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi B DPRD Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan, revisi Pergub Nomor 4/2015 bertujuan mengoptimalkan pengawasan pendistribusian elpiji 3 kg. Harapannya agar Pemprov dapat memastikan kuota elpiji 3 kg pada tahun 2025 sebanyak 409.244 Metrik Ton (MT) atau 136.414.66 tabung dapat tepat sasaran.

“Karena salah satu fungsi pengawasan agar subsidi ke masyarakat lebih tepat sasaran. Jadi, kuotanya memenuhi target,” katanya.

Hari Nugroho sendiri menjelaskan, ada beberapa penyebab terkendalanya pendistribusian dan kelangkaan elpiji 3 kg di Jakarta pada awal 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Veda Ega Start di Posisi Kesembilan di Moto3 Hungaria 2026

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...

Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pendeteksi Kebakaran Listrik Hi-VITS

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...

Jojo Lolos ke Final Indonesia Open 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.