Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Swasta dalam Pertumbuhan Ekonomi

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dorong Swasta dalam Pertumbuhan Ekonomi Doc: istimewa
Ket. Norman Loayza Director of the Global Indicators Group Bank Dunia - Sektor swasta sudah menjadi raksasa ekonomi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Jakarta – Pemerintah memiliki peran strategis dalam menciptakan kebijakan yang kondusif bagi dunia usaha, sementara sektor swasta menjadi motor utama dalam menciptakan lapangan kerja, inovasi, serta peningkatan daya saing nasional. Oleh karena itu, mendorong partisipasi aktif sektor swasta dalam pembangunan ekonomi menjadi suatu keharusan.

Director of the Global Indicators Group Bank Dunia Norman Loayza menyampaikan sektor swasta memiliki peran vital dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, sektor ini berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, investasi dan penerimaan negara.

“Sektor swasta sudah menjadi raksasa ekonomi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sektor ini mempekerjakan sekitar 90 persen orang. Sektor ini memproduksi dan berinvestasi sekitar tiga perempat dari total, dan memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan pemerintah, yaitu 80 persen,” ujar Norman dalam acara The Business Environment in Indonesia: Exploring the Worldbank's Business Ready Report di Jakarta, Senin (10/2).

Seperti dikutip dari Antara, agar sektor ini dapat berkembang secara optimal, Norman menilai diperlukan lingkungan bisnis yang kondusif. Hal ini menjadi fokus utama dalam laporan perdana Business Ready atau B-Ready yang dirilis oleh Bank Dunia.

Sebagaimana diketahui, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02 persen (yoy) dengan capaian kumulatif sebesar 5,03 persen (ctc).

Norman menegaskan bahwa tidak ada negara yang mampu berkembang tanpa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Saat ini, sektor swasta di Indonesia telah menjadi kekuatan ekonomi yang besar.

Namun, menurut Norman, banyak negara, termasuk Indonesia, masih menghadapi tantangan dalam memastikan sektor swasta tetap dinamis dan inovatif.

Agar sektor swasta dapat tumbuh lebih kuat, diperlukan perbaikan dalam lingkungan bisnis, yang mencakup penghapusan hambatan birokrasi dan penciptaan kebijakan yang mendukung.

Daya Saing

Laporan B-Ready menggarisbawahi bahwa ekonomi yang memiliki lingkungan bisnis tidak kondusif cenderung stagnan, sementara ekonomi yang mendukung sektor swasta dapat berkembang lebih maju.

Dalam laporan tersebut, terdapat sepuluh indikator utama yang menentukan kesiapan bisnis suatu negara, mulai dari kemudahan mendirikan usaha, akses terhadap layanan utilitas, hingga regulasi perpajakan dan penyelesaian sengketa komersial.

Ketiga pilar utama dalam pengukuran ini meliputi, yang pertama, kerangka regulasi - mencakup peraturan yang harus dipatuhi oleh perusahaan selama siklus hidupnya.

Kedua, layanan publik - mencakup infrastruktur dan layanan yang mendukung kepatuhan terhadap regulasi.

Ketiga, efisiensi operasional - menilai sejauh mana regulasi dan layanan publik mempermudah kegiatan bisnis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.