Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KSOP Labuan Bajo larang kapal wisata berlayar ke TNK

📅 Senin, 10 Feb 2025, 16:52 WIB | Oleh:
KSOP Labuan Bajo larang kapal wisata berlayar ke TNK Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Kapal wisata saat berlabuh di perairan Laut Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Labuan Bajo, 10/2  - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo melarang kapal wisata berlayar ke Pulau Komodo, Pink Beach dan Pulau Padar Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat selama 10-12 Februari 2025, karena cuaca buruk.

"Surat persetujuan berlayar (SPB) hanya diberikan dengan tujuan Rinca," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto saat dihubungi di Labuan Bajo, Senin.

Ia menjelaskan pembatasan pelayaran laut itu memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan menurut pengamatan di lapangan terhadap kenaikan intensitas gelombang, arus dan angin kencang yang terjadi, karena pengaruh siklon tropis bernama 96S di sisi laut selatan.

"Maka, perlu diberlakukan pembatasan daerah pelayaran guna keselamatan kapal," ujarnya.

Ia menjelaskan kapal wisata jenis open deck dilarang untuk berlayar di wilayah itu hingga cuaca dinilai membaik.

"Kepada para nakhoda agar memastikan kelaiklautan kapal dan berlindung apabila cuaca buruk dan melanjutkan pelayaran kembali setelah cuaca normal," katanya.

Ia meminta para pemilik kapal dan nakhoda untuk selalu berkoordinasi dengan KSOP Labuan Bajo dan Basarnas jika terjadi keadaan darurat.

"KSOP akan menerbitkan SPB kembali apabila cuaca semakin membaik atau melakukan penundaan keberangkatan kapal atau SPB jika cuaca semakin memburuk," katanya.

Sebelumnya, BMKG menyatakan bibit siklon tropis 96S memicu potensi hujan sedang hingga lebat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan diprakirakan berlangsung hingga 12 Februari.

“Siklon tropis 96S berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di mayoritas wilayah NTT selama tiga hari ke depan,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Listy Aziza Kurnianingrum.

Ia menyatakan potensi cuaca ini bisa disertai petir serta angin kencang berdurasi singkat dan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, bibit siklon tropis 96S diperkirakan meningkat menjadi siklon tropis.

Oleh karena itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini tiga harian terkait dengan cuaca ekstrem di NTT yang berlaku selama 10-12 Februari 2025.

Wilayah di NTT yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada Senin, meliputi Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Rote Ndao, Alor, Manggarai Barat, dan Sumba Barat Daya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.