Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI DKI: Triwulan IV Pertumbuhan Ekonomi DKI Tetap Kuat, Ditopang Konsumsi, Nataru dan Mice

📅 Senin, 10 Feb 2025, 15:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BI DKI: Triwulan IV Pertumbuhan Ekonomi DKI Tetap Kuat, Ditopang Konsumsi, Nataru dan Mice Doc: istimewa
Ket. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar di Jakarta, Senin (10/2) mengatakan, pada Triwulan IV 2024, perekonomian DKI Jakarta tumbuh sebesar 5,01% (yoy), meningkat dari 4,93% (yoy) pada triwulan sebelumnya

JAKARTA-Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar menegaskan perekonomian Jakarta tetap kuat. Pada Triwulan IV 2024, perekonomian DKI Jakarta tumbuh sebesar 5,01% (yoy), meningkat dari 4,93% (yoy) pada triwulan sebelumnya. 

"Pertumbuhan terutama didorong oleh Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh positif 5,14% (yoy), ditopang oleh HBKN Nataru (Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru) dan berbagai event MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), meski sedikit lebih rendah dibanding Tw III,"ucapnya dalam bincang bincang bersama Media di Jakarta, Senin (10/2).

Arlyana menyebutkan, investasi meningkat menjadi 7,54% (yoy) sejalan dengan proyek strategis Pemerintah dan swasta yang bersifat multitahun. Ekspor turut menguat menjadi 14,66% (yoy), terutama didorong oleh ekspor otomotif, pakaian, aksesoris, produk kimia, logam mulia, dan perhiasan.

Konsumsi Pemerintah melambat menjadi 5,20% (yoy) salah satunya disebabkan oleh front-loading belanja Pemilu pada awal tahun. Konsumsi LNPRT juga tumbuh lebih rendah di 6,84% (yoy), seiring dengan berakhirnya periode kampanye Pilkada pada pertengahan triwulan IV. 

Dari sisi Lapangan Usaha, LU Perdagangan mencatat pertumbuhan 7,26% (yoy), didorong aktivitas masyarakat selama HBKN Nataru. LU Konstruksi menguat menjadi 9,39% (yoy), selaras dengan kenaikan investasi. LU Infokom naik 4,36% (yoy), ditopang tingginya penggunaan data dan internet pada akhir tahun. 

LU Industri Pengolahan tumbuh 1,35% (yoy), sedikit naik dari triwulan sebelumnya seiring perbaikan ekspor otomotif dan kebutuhan dalam negeri. LU Jasa Keuangan melambat menjadi 2,60% (yoy), sejalan dengan turunnya penyaluran kredit.

Secara keseluruhan, perekonomian DKI Jakarta pada tahun 2024 tumbuh 4,90% (ctc), sedikit lebih rendah dari tahun 2023 (4,96%; ctc) dan di bawah rata-rata nasional (5,03%; ctc). "Pertumbuhan sepanjang tahun tetap ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga, Investasi, dan Ekspor, dengan dukungan lapangan usaha utama seperti Perdagangan, Konstruksi, Infokom, serta Industri Pengolahan,"ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.