AS akan Berlakukan Tarif Impor 25 Persen untuk Baja dan Aluminium
📅 Senin, 10 Feb 2025, 12:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP
WASHINGTON - Amerika Serikat akan memberlakukan tarif 25 persen pada impor baja dan aluminium minggu ini, kata Presiden Donald Trump pada hari Minggu (9/2), kebijakan terbaru dari serangkaian pungutan perdagangan yang telah diumumkan.
Trump mengatakan kepada wartawan di atas Air Force One bahwa tarif yang akan diumumkannya pada hari Senin, akan berlaku untuk "semua baja yang masuk ke Amerika Serikat". Hal ini juga akan mempengaruhi aluminium.
Trump memberlakukan tarif serupa selama periode pertamanya sebagai presiden, 2017-2021, untuk melindungi industri AS, yang menurutnya menghadapi persaingan tidak adil dari negara-negara Asia dan Eropa.
Kanada merupakan sumber impor baja dan aluminium terbesar bagi AS, menurut data perdagangan AS. Brazil, Meksiko, dan Korea Selatan juga merupakan pemasok utama baja bagi negara tersebut.
Pada hari Minggu, Trump juga mengatakan akan mengumumkan "tarif timbal balik" untuk mencocokkan pungutan pemerintahnya dengan tarif yang dikenakan oleh negara lain pada produk AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setiap negara akan bersikap timbal balik," kata Trump. Ia akan membuat pengumuman terperinci tentang tarif tersebut pada hari Selasa atau Rabu.
Trump telah menunjukkan kegemarannya menjadikan kekuatan finansial AS sebagai senjata, dengan mengenakan tarif pada mitra dagang utama yakni Tiongkok, Meksiko, dan Kanada, tak lama setelah ia menjabat.
Ia menghentikan sementara pungutan sebesar 25 persen terhadap Kanada dan Meksiko selama sebulan setelah kedua negara berjanji untuk meningkatkan tindakan guna melawan arus narkoba fentanil dan penyeberangan migran tidak berdokumen ke AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, tarif terhadap Tiongkok tetap berlaku, produk yang memasuki Amerika Serikat menghadapi pungutan tambahan sebesar 10 persen sejak Selasa.
Beijing menanggapi dengan tarif yang ditargetkan pada produk AS tertentu seperti batu bara dan gas alam cair, yang akan mulai berlaku pada hari Senin.
Tarif baru Tiongkok mencakup barang-barang AS senilai 14 miliar dollar, sementara tarif yang diumumkan Trump mencakup barang-barang Tiongkok senilai 525 miliar dollar, menurut Goldman Sachs.
Zaman Keemasan
Trump juga telah menjanjikan tarif terhadap Uni Eropa dan mengatakan ia akan segera mengumumkan "tarif timbal balik" yang tidak ditentukan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji dalam wawancara yang ditayangkan hari Minggu untuk berhadapan langsung dengan Trump mengenai ancaman keuangannya terhadap Eropa, meskipun ia mengatakan Amerika Serikat harus memfokuskan upayanya pada Tiongkok daripada Uni Eropa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!