Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Survei Literasi Keuangan 2025 Dimulai, OJK dan BPS Kumpulkan Data

📅 Minggu, 09 Feb 2025, 18:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Survei Literasi Keuangan 2025 Dimulai, OJK dan BPS Kumpulkan Data Doc: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi (kiri) bersama Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (kedua kiri).

JAKARTA - Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) memiliki berbagai manfaat, baik bagi pemerintah, lembaga keuangan, maupun masyarakat. 

SNLIK berperan penting dalam membangun sistem keuangan yang lebih inklusif, adil, dan berdaya guna bagi seluruh masyarakat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025 di semua provinsi di Indonesia guna mengetahui kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia pada 2024.

"Kerja sama OJK dan BPS ini merupakan kerja sama kedua setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan SNLIK pada tahun 2024," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Sabtu (8/2).

Proses persiapan, pendataan, hingga penghitungan hasil SNLIK 2025 diharapkan dapat lebih terjaga kualitas dan akurasinya, sehingga indeks yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia terkini.

Friderica bersama Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti hadir dalam pemantauan (witnessing) pelaksanaan SNLIK 2025 di Kelurahan Pegangsaan 2, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, Jumat (7/2/2025).

Substansi pelaksanaan SNLIK yang dilakukan bersama BPS mengukur lima hal yaitu pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

"Dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), terdapat kewajiban untuk pelaku usaha jasa keuangan melakukan kegiatan edukasi dan literasi di mana dari hasil survei dapat mengevaluasi apakah OJK bersama dengan PUJK sudah efektif dan sesuai target efektivitas dari program OJK," ujarnya.

Friderica menuturkan studi yang dilakukan oleh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menyatakan bahwa tingkat literasi keuangan di suatu negara berhubungan positif dengan tingkat kesejahteraan.

"Makanya, kita terus mendorong supaya masyarakat well literate, tidak cuma terliterasi, tapi juga menggunakan produk-produk jasa keuangan," tuturnya.

Witnessing SNLIK bertujuan untuk memastikan pendataan survei dilakukan dengan baik dan benar oleh petugas pendata lapangan (PPL). Witnessing juga dilakukan oleh kantor OJK daerah dan BPS pusat di masing-masing wilayah provinsi guna menjaga kualitas proses pendataan SNLIK 2025.

Pendataan SNLIK 2025 dilaksanakan dalam periode 22 Januari hingga 11 Februari 2024 di 34 provinsi yang mencakup 120 kabupaten dan kota, delapan wilayah kantor OJK, dengan jumlah blok sensus (BS) sebanyak 1.080.

Pendataan lapangan dilakukan oleh 375 PPL dan 121 petugas pemeriksa lapangan (PML) secara tatap muka dengan menggunakan aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Tiap PPL bertanggung jawab atas 2-3 wilayah BS yang didampingi PML.

Hasil dari SNLIK 2025 akan menggambarkan kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia tahun 2024. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), diatur mengenai target inklusi keuangan Indonesia yang harus mencapai 90 persen pada 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Polisi Vietnam Sita 500 Kucing Curian yang akan Diambil Dagingnya

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.