Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Zelenskyy Siap Bertemu Putin untuk Menghentikan Perang

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Zelenskyy Siap Bertemu Putin untuk Menghentikan Perang Doc: AFP/ Gints Ivuskans
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy saat sesi tanya jawab dengan perwakilan media internasional di Museum Sejarah Nasional Latvia di Riga, Latvia, baru-baru ini.

Moskow - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan kesiapannya bertemu Presiden Russia Vladimir Putin dalam upaya menghentikan perang yang telah berlangsung sejak Februari 2022.

Dalam konferensi pers usai bertemu Presiden Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD) Odile Renaud-Basso, Zelenskyy menuduh Putin "takut berbicara" dengannya.

Seperti dikutip dari Antara, Zelenskyy mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa meyakini bahwa "diplomasi tidak mungkin dilakukan tanpa Russia, tanpa Putin."

"Kami siap berdiplomasi, tidak masalah dengan hal itu di sini. Masalahnya, menurut saya, Putin pada dasarnya takut berbicara dengan saya soal mengakhiri perang," kata Zelenskyy pada Kamis (6/2).

Terkait keputusan Ukraina pada 2022 yang melarang segala bentuk perundingan damai dengan Rusia selama Putin masih menjadi presiden, Zelenskyy mengatakan bahwa hal itu tidak berlaku untuknya.

Dia juga menanggapi rencana AS untuk mengakhiri perang di Ukraina.

"Saya yakin tim kami (AS-Ukraina) akan bekerja sama. Tidak ada rencana lain," kata Zelenskyy.

Dia menambahkan bahwa Ukraina sedang menjalin kontak resmi dengan AS, terutama untuk membahas rencana perdamaian.

Sementara itu, Russia belum memberikan tanggapan resmi terkait kesiapan pertemuan tersebut. Selama ini, Kremlin tetap berpegang pada posisinya dalam konflik, sementara upaya diplomasi yang dimediasi oleh pihak ketiga terus berjalan di berbagai forum internasional.

Kendali Eropa

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin, seusai dialog Komunitas Kebijakan Asing Indonesia (Foreign Policy Community of Indonesia/FPCI), di Jakarta, Jumat (7/2) menyatakan tujuan utama Russia menyerang Ukraina adalah untuk membangun kembali kendalinya atas Eropa Timur, Asia Tengah, dan Kaukasus.


"Jadi, idenya bukan Ukraina. Ukraina bukanlah tujuannya. Tujuannya adalah untuk membangun kembali kendali Russia atas Eropa Timur, Asia Tengah, dan Kaukasus," kata Vasyl.


Invasi Russia terhadap Ukraina, menurut dia, merupakan bagian dari upaya Moskow untuk memulihkan Uni Soviet. Dan untuk itu, mereka mempersiapkan hal itu selama beberapa dekade.

"Mereka menyusup ke setiap bagian ekonomi kami, kehidupan sosial kami, politik kami, keamanan kami, intelijen kami, di mana-mana," katanya.


Russia, kata Vasyl, beranggapan bahwa serangan terhadap Ukraina tidak seharusnya menjadi pertumpahan darah. Serangan itu seharusnya menjadi serangan cepat ke ibu kota, lalu membubarkan pemerintahan, memberhentikan presiden, dan mengangkat seseorang yang mereka pilih.


Sayangnya, invasi tersebut mendapat perlawanan sengit dari Ukraina sehingga perang tersebut hingga saat ini belum berakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Mulai 8 Juni PT KAI akan Uj...
Nasional
Mensesneg: Istana Pastikan ...
Olahraga
Langkah Raymond dan Joaquin...
Daerah
Kampanye Hidup Sehat bagi M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.