Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pj Gubernur DKI: Tingginya Kecelakaan Kerja Perlu Peningkatan Budaya K3 di Seluruh Sektor Usaha

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 20:03 WIB | Oleh:
Pj Gubernur DKI: Tingginya Kecelakaan Kerja Perlu Peningkatan Budaya K3 di Seluruh Sektor Usaha Doc: istimewa
Ket. Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi dalam Apel K3 di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (5/2).

JAKARTA – Jumlah kecelakaan kerja dalam tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi, kendati masih tinggi. Tingginya angka kecelakaan kerja menunjukkan perlunya peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh sektor usaha.

Berdasarkan laporan BPJS Ketenagakerjaan, jumlah kecelakaan kerja dalam tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi. Pada 2022 terjadi 298.137 kasus, di 2023 sebanyak 377.700 kasus, dan Oktober 2024 menurun menjadi 356.383 kasus.

“Tingginya angka kecelakaan kerja menunjukkan perlunya peningkatan budaya K3 di seluruh sektor usaha,” ujar Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi dalam Apel K3 di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (5/2).

Dalam acara ini dihadiri oleh 2.000 peserta, termasuk perwakilan perusahaan dan pekerja dari berbagai sektor di DKI Jakarta itu, Teguh menekankan pentingnya penerapan budaya K3 untuk menekan angka kecelakaan kerja.

Dia juga berharap peringatan Bulan K3 yang berlangsung hingga April 2025 ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga membentuk kesadaran dan budaya keselamatan kerja di masyarakat.

Kepala Dinas TKTE DKI Hari Nugroho menambahkan bahwa peringatan Bulan K3 di DKI Jakarta tahun ini merujuk pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 316 Tahun 2024.

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto, menjelaskan bahwa peringatan Bulan K3 kali ini mengusung tema “Penerapan Teknologi dan Inovasi untuk Mendukung Sistem Manajemen K3 yang Efektif dan Efisien”. Ancol, sebagai pelaksana kegiatan, berkolaborasi dengan Dinas TKTE DKI Jakarta, pengusaha, serikat pekerja, BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, serta berbagai asosiasi profesi terkait.

“Ancol berkomitmen menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk meningkatkan produktivitas. Kami memiliki Divisi Health, Safety, Environment & Atlantis yang memastikan seluruh aktivitas di Ancol sesuai dengan standar K3,” ujar Winarto.

Melalui peringatan Bulan K3 2025, pemerintah berharap kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja menjadi budaya yang diterapkan di seluruh tempat kerja demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.